Breaking News:

Berita Internasional

Di Tengah Menggilanya Serangan Covid di India, Media Vietnam Sorot Indonesia dan Malaysia, Ada Apa?

Kedua negara Asia Tenggara ini disorot karena melakukan aturan larangan bepergian atau dikenal dengan istilah mudik di Indonesia.

Editor: Ibrahim Aji
Tribun Jateng /Hermawan Handaka
Suasana mudik 

Sebuah video muncul di media sosial Indonesia baru-baru ini, menunjukkan seorang wanita menangis, meminta izin kepada petugas polisi di provinsi Bantan untuk melanjutkan perjalanan ke provinsi Lampung di pulau Sumatera.

Wanita itu menjelaskan bahwa dia kehilangan pekerjaan dan tidak punya uang. Polisi kemudian membiarkannya.

Berdasarkan survei baru-baru ini, Kementerian Perhubungan Indonesia mengumumkan bahwa 18 juta orang masih ingin pulang kampung selama Idul Fitri.

Sejak pekan lalu, 642.000 orang telah berangkat lebih awal dengan segala cara yang memungkinkan, dari darat, laut hingga kereta api, menurut angka resmi.

Baca juga: VIDEO Viral Diduga Ratusan Pemudik Motor Terobos Pos Penyekatan Polisi

Polisi meningkatkan patroli dan kontrol dengan mengerahkan 155.000 orang untuk bekerja di 333 pos pemeriksaan yang tersebar dari Sumatera hingga Bali

Tahun lalu, perayaan Idul Fitri menyebabkan angka penularan Covid-19 di Indonesia meningkat 10-20 persen.

"Kerumunan seperti itu jelas hanya meningkatkan jumlah kasus," kata Dicky Budiman, seorang ahli epidemiologi di Griffith University di Australia.

"Ada strain baru yang bermunculan di Indonesia, serta kemungkinan orang yang telah terinfeksi Covid-19 bisa kembali terinfeksi. Makanya mudik tahun ini berpotensi bahaya," kata Budiman.

Varian Covid-19 yang berasal dari India, Afrika Selatan, dan Inggris Raya semuanya muncul di Indonesia dan Malaysia.

Baca juga: Soal Larangan Mudik, Dishub Diminta Jangan Teruskan Surat Edaran Tanpa Mengkaji Kearifan Lokal

Hermawan Saputra, anggota Perhimpunan Kesehatan Masyarakat Indonesia, mengingatkan peningkatan jumlah kasus dari 30-50% akan membuat sistem kesehatan di negeri ini lumpuh.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved