Breaking News:

Berita Internasional

Minggu Depan PBB Bakal Bahas Tentang Penindasan Muslim Uighur, Rencana Itu Membuat Cina Murka

Misi Cina untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa tidak segera menanggapi permintaan komentar Reuters soal ini.

minusma.unmissions.org
Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa Bangsa / PBB 

Misi Cina untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa tidak segera menanggapi permintaan komentar Reuters soal ini.

SERAMBINEWS.COM, NEW YORK - Cina mencoba mempengaruhi negara-negara anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk tidak menghadiri acara yang direncanakan minggu depan oleh Jerman, Amerika Serikat (AS) dan Inggris.

Acara itu membahas tentang penindasan terhadap Muslim Uighur dan minoritas lainnya di Xinjiang.

Tak ayal Cina pun murka dengan rencana PBB menggelar acara tersebut. 

"Ini adalah acara bermotivasi politik," tulis misi PBB di Cina.

"Kami meminta misi Anda untuk TIDAK berpartisipasi dalam acara anti-Cina ini."

Baca juga: Dimulai dari Djibouti Tahun 2017, China Diprediksi Bakal Bangun Pangkalan Militer di Seluruh Afrika

Baca juga: Fakta PSK Tewas di Indekos, Saksi Sebut Banyak Pria sempat Datangi Kamar Korban, Bikin Status WA

Cina menuduh penyelenggara acara tersebut, yang juga mencakup beberapa negara Eropa lainnya bersama dengan Australia dan Kanada, menggunakan masalah hak asasi manusia sebagai alat politik untuk mencampuri urusan dalam negeri Cina seperti Xinjiang, untuk menciptakan perpecahan dan turbulensi serta mengganggu pembangunan Cina.

"Mereka terobsesi untuk memprovokasi konfrontasi dengan Cina," tulis catatan itu. Peristiwa provokatif hanya dapat menyebabkan lebih banyak konfrontasi.

Misi Cina untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa tidak segera menanggapi permintaan komentar Reuters soal ini.

Duta besar Amerika Serikat, Jerman dan Inggris akan berpidato di acara virtual PBB pada Rabu pekan depan, bersama dengan Direktur Eksekutif Human Rights Watch Ken Roth dan Sekretaris Jenderal Amnesty International Agnes Callamard.

Halaman
12
Editor: Ibrahim Aji
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved