Breaking News:

Mudik Lebaran

Mudik Lebaran Kembali Bergairah, Angkutan Umum dalam Kota Dibolehkan Beroperasi dengan Zona Terbatas

Pembagian lima zona itu dituangkan Kadishub Aceh Junaidi ST MT dalam surat Nomor 552/621 tertanggal 7 Mei 2021 yang ditujukan kepada Ketua DPD Organda

Penulis: Herianto | Editor: Ansari Hasyim
For Serambinews.com
Petugas gabungan di posko perbatasan Aceh Tamiang mengahalau kendaraan yang mencoba masuk ke Aceh dalam operasi yang dilakukan Oktober 2020. Posko ini akan diaktifkan kembali untuk melarang arus mudik Idul Fitri 1442 Hijriah. 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Gubernur Aceh selaku Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid 19 di Aceh telah mengeluarkan Aglomerasi untuk Angkutan Kota Dalam Provinsi (AKDP) yang dibagi dalam lima zona.

Kebijakan itu diambil untuk menyikapi permohonan DPD Organda Aceh agar Pemerintah Aceh memberlakukan Aglomerasi terhadap AKDP mulai 6-17 Mei 2021, yang diajukan Jumat kemarin kepada Dinas Perhubungan Aceh.

Pembagian lima zona itu dituangkan Kadishub Aceh Junaidi ST MT dalam surat Nomor 552/621 tertanggal 7 Mei 2021 yang ditujukan kepada Ketua DPD Organda Aceh dan Direktur Perusahaan Angkutan Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) se-Aceh.

Keenam zona itu adalah Zona Pusat mencakupi Sabang, Banda Aceh, Aceh Besar dan Pidie.

Zona Utara meliputi Pidie Jaya, Bireuen, Lhokseumawe, Aceh Tengah dan Bener Meriah.

Zona Timur meliputi Aceh Timur, Langsa dan Aceh Tamiang.

Zona Tenggara meliputi Gayo Lues, Aceh Tenggara, Subussalam dan Aceh Singkil.

Zona Selatan meliputi Aceh Selatan, Aceh Barat Daya dan Simeulue.

Zona Barat meliputi Aceh Barat, Nagan Raya, dan Aceh Jaya.

Kadishub AcehbJunaidi ST MT mengatakan setelah ada pembagian enam zona wilayah operasi perusahaan AKDP tersebut mulai 7-17 Mei 2021, perusahaan bus AKDP, sudah bisa kembali mengoperasikan angkutannya di enam zona tersebut saja.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved