Breaking News:

Berita Kutaraja

Awas! Grafik Terus Meningkat, Kasus Positif Covid-19 Tambah Lagi 28 Orang, Rumah Sakit Nyaris Penuh

Namun begitu, dalam kurun waktu tersebut, pasien sembuh juga bertambah 93 orang, dan enam orang meninggal dunia.

Penulis: Subur Dani | Editor: Saifullah
For. Serambinews.com
Jubir Satgas Covid-19 Pemerintah Aceh, Saifullah Abdulgani atau SAG. 

Jumlah paling banyak ada di RSUZA Banda Aceh, yakni 15 tempat tidur RICU dan 70 tempat tidur untuk isolasi.

Baca juga: Vietnam Melaporkan Kematian Pertama Pasien Penerma Vaksin Covid-19 AstraZeneca

Baca juga: Perwira Aceh Bagi Sembako dan Takjil untuk Masyarakat Kurang Mampu

Baca juga: Orang Kaya dan Kelas Menengah Kabur dari India, Risiko Virus Corona Baru Terancam Meluas

Ia mengabarkan, kapasitas RICU RSUZA Banda Aceh yang saat ini terpakai sudah mencapai 11 tempat tidur atau 73,3 persem dari 15 tempat tidur.

Sedangkan kapasitas ruang isolasi yang sedang terisi saat ini sudah sebanyak 53 tempat tidur atau 75,7 persen dari kapasitas tempat tidur yang tersedia.

Menurut SAG, tingkat pengisian tempat tidur rumah sakit rujukan utama, RSUZA Banda Aceh, perlu mendapat perhatian Satgas Penanganan Covid-19 kabupaten/kota, khususnya dalam manajemen rujukan pasien Covid-19.

Tujuannya, sebelum merujuk pasien harus memastikan ketersediaan tempat tidur di rumah sakit rujukan utama tersebut, agar pasien dapat ditangani dengan baik. 

Pasien Covid-19 yang kondisi medisnya dapat ditangani di RSUD kabupaten/kota sebaiknya tidak dirujuk ke RSUZA.

Baca juga: MTQ Antar Napi di LP Lhokseumawe Berakhir, Juara Setiap Cabang Diumumkan, Ini Daftar Nama-namanya

Baca juga: Resep Lengkap Membuat Opor Ayam agar Tak Mudah Basi, Silakan Dicoba untuk Hidangan Spesial Lebaran

Baca juga: Dokter Nepal Memperingatkan, Jika Kasus Virus Corona Melonjak, Negara Terancam Krisis

Efisiensi dan efektivitas penggunaan tempat tidur di rumah sakit rujukan utama harus benar-benar menjadi pertimbangkan di tengah-tengah lonjakan kasus harian saat ini. Rujukan pasien Covid-19 harus dilakukan secara selektif.

“Manajemen rujukan yang ketat sangat penting saat ini agar semua pasien Covid-19 di Aceh mendapat pelayanan medis secara oprimal sesuai kebutuhan medisnya,” ujar SAG.

Selanjutnya, ia menerangkan, kasus-kasus baru positif Covid-19 diperkirakan akan terus meningkat dalam beberpa pekan ke depan, dan perlu ada diantisipasi untuk tempat perawatan atau ruang isolasi di RSUD kabupaten/kota.

“Optimasi fungsi ruang-ruang perawatan yang ada merupakan solusi jangka pendek yang perlu dipertimbangkan,” tutur SAG.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved