Breaking News:

Internasional

Kanselir Jerman Minta Erdogan Tarik Pasukan Turki dari Libya

Kanselir Jerman Angela Merkel meminta Presiden Turki Tayyip Erdogan untuk menarik pasukan Turki asing dari Libya.

AFP
Kanselir Jerman Angela Merkel 

SERAMBINEWS.COM, BERLIN - Kanselir Jerman Angela Merkel meminta Presiden Turki Tayyip Erdogan untuk menarik pasukan Turki asing dari Libya.

Dia menilai hal itu akan menjadi sinyal penting karena kedua pemimpin berjanji mendukung pemerintah sementara yang baru di sana, kata seorang juru bicara pemerintah Jerman.

Pemerintah persatuan baru Libya dilantik pada 15 Maret 2021 dari dua pemerintahan yang bertikai yang telah menguasai wilayah timur dan barat.

Sehingga dapat menyelesaikan transisi kekuasaan yang relatif lancar setelah satu dekade kekacauan yang hebat, seperti dilansir AP, Sabtu (8/5/2021).

Baca juga: Polisi Turki Tangkap Tokoh ISIS, Pembantu Utama Abu Bakr Al-Baghdadi

Turki telah mendukung Pemerintah Kesepakatan Nasional yang berbasis di Tripoli melawan Tentara Nasional Libya yang berbasis di timur, yang didukung Rusia, Mesir, Uni Emirat Arab, dan Prancis.

Merkel dan Erdogan sepakat dalam konferensi video untuk mendukung pemerintahan sementara Perdana Menteri Abdulhamid Dbeibeh.

Hal itu sebagai upaya memperbaiki kondisi penduduk dan mempersiapkan pemilihan pada akhir tahun, kata juru bicara itu.

"Kanselir menekankan bahwa penarikan awal tentara asing dan tentara bayaran akan mengirimkan sinyal penting," tambah juru bicara itu.

Baca juga: VIDEO - Ayah dan Anak Hobi Restorasi Mobil-mobil Klasik di Turki

Merkel dan Erdogan juga membahas upaya internasional untuk mengatasi pandemi COVID-19 serta masalah regional/

Seperti perang saudara di Suriah dan pembicaraan internasional tentang masalah Siprus, kata juru bicara itu.

"Kanselir dan Presiden Turki menekankan akses yang memadai untuk bantuan kemanusiaan kepada orang-orang yang membutuhkan di Suriah harus dipertahankan," kata juru bicara itu.(*)

Baca juga: Turki Larang Wartawan Filmkan Tindakan Polisi Bungkam Demonstran

Editor: M Nur Pakar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved