Breaking News:

Berita Banda Aceh

Pemerintah Kota Banda Aceh Imbau PKL untuk Berjualan Sampai Pukul 12 Malam

mengimbau pedagang musiman yang mulai menyesaki sejumlah ruas jalan utama di Kota Banda Aceh agar berjualan sampai batas pukul 12 malam

FOR SERAMBINEWS.COM
Petugas Satpol PP bersama petugas Kepolisian menyita becak yang digunakan untuk berjualan yang ditinggalkan di pinggir Jalan Tentara Pelajar, Gampong Merduati, Banda Aceh, tepatnya di depan Kantor PLN, Jumat (7/5/2021). 

Laporan Misran Asri | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Pemerintah Kota Banda Aceh melalui Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan, mengimbau para pedagang kaki lima (PKL) serta pedagang musiman yang mulai menyesaki sejumlah ruas jalan utama di Kota Banda Aceh agar berjualan sampai batas pukul 12 malam.

Imbauan itu disampaikan Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Kota Banda Aceh, yang termuat di dalam satu poin melalui surat edaran Nomor 510/358/2021, tanggal 6 Mei 2021 yang ditujukan kepada para PKL di kawasan Pasar Aceh.

Di dalam surat yang ditandatangani Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Kota Banda Aceh, M Nurdin SSos itu disebutkan sehubungan dengan meningkatnya aktivitas perdagangan dalam menyambut bulan suci Ramadhan 1442 H/2021 terutama menjamurnya para PKL diminta untuk mematuhi ketentuan sebagai berikut.

Baca juga: Banjir Mendadak Kejutkan Warga Seumantok Saat Berbuka Puasa

Pertama, sebagai langkah antisipasi untuk mencegah meluasnya pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Kota Banda Aceh, diminta agar selalu menerapkan protokol kesehatan (Protkes), yaitu menjaga jarak, menghindari kerumunan, memakai masker, dan mencuci tangan pada seluruh aktivitas kegiatan usahanya.

Hal kedua di dalam surat edaran itu meminta PKL untuk menyediakan tempat atau tong sampah serta plastik untuk memudahkan petugas kebersihan dari DLHK3 membersihkan dan mengangkut sampah.

Selanjutnya poin ketiga di dalam surat itu meminta pera pedagang mengakhiri dan menutup seluruh aktivitas usaha atau dagangnya sebelum pukul 00.00 WIB atau pukul 12 malam (malam lebaran).

Kemudian di poin keempat, PKL diminta membersihkan lingkungan usaha dan membereskan atau membawa pulang semua peralatan, seperti gerobak, steling, dan peralatan lainnya serta tidak meninggalkan di lokasi jualan.

Baca juga: Gagal Dapatkan Jet Tempur F-35 AS Akibat Beli Senjata Rusia, Kini Turki Produksi Jet Tempur TF-X

Poin kelima di dalam surat tersebut ditegaskan pelanggaran yang dilakukan terhadap ketentuan di atas akan diambil tindakan sesuai ketentuan yang berlaku.

Surat edaran tersebut juga ditembuskan ke Wali Kota Banda Aceh, Ketua DPRK Banda Aceh, Dandim 0101/BS, Kapolresta Banda Aceh, Kepala Dinas LHK3 , Kepala Dinas Perhubungan, Kasatpol PP dan WH, Kepala BPBD serta Kepala UPTD Pasar.

Plt Kasatpol PP dan WH Kota Banda Aceh, Heru Wijanarko SSTP MSi yang turut menerima tembusan itu mengatakan pihaknya akan melakukan pengawasan dan mengimbau pedagang agar mengikuti peraturan yang sudah ditetapkan.

Baca juga: Mantan Kombatan GAM Ini Sudah Setahun Terbaring Akibat Sakit, Tubuhnya Makin Kurus

"Batas berjualan sampai pukul 12 malam, agar petugas dinas kebersihan bisa langsung membersihkan areal lokasi berjualan tersebut pada malam itu juga. Karena, selama ini PKL atau pedagang musiman berjualan sampai subuh. Bahkan sampah berserakan di mana-mana," terang Heru, yang dihubungi Serambinews.com, Minggu (9/5/2021).

Kepala Bidang Ketentraman dan Ketertiban Umum (Kabid Trantibum), Evendi, SAg menyebutkan pada Jumat (7/5/2021) pihaknya terpaksa menyita becak yang digunakan untuk berjualan di pinggir Jalan Tentara Pelajar, Gampong Merduati (depan Kantor PLN).

"Pedagang ini sudah membandel, sehingga mau tidak mau becaknya harus kita amankan, agar menjadi efek jera dan menghargai kami sebagai petugas yang selalu mengimbau dan memberi sosialisasi," tambah Evendi, kepada Serambinews.com.(*)

Baca juga: Jokowi dan Maruf Amin Dapat THR, Ini Jumlahnya

Penulis: Misran Asri
Editor: Muhammad Hadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved