Breaking News:

Pernyataan Jokowi soal Bipang Ambawang Tuai Kontroversi, Ngabalin: Salahnya di Mana?

Ngabalin menyampaikan, promosi kuliner nusantara itu merupakan acara dari Kementerian Perdagangan.

Editor: Amirullah
Kompas.com
Ali Mochtar Ngabalin 

Ia mengatakan, niat dari pemerintah seperti yang disampaikan Jokowi agar masyarakat bangga terhadap produksi dalam negeri termasuk kuliner khas daerah, dan menghargai keberagaman bangsa Indonesia.

"Pernyataan bapak presiden tersebut ditujukan kepada seluruh masyarakat Indonesia yang terdiri dari beragam suku agama dan budaya, yang memiliki kekayaan kuliner nusantara dari berbagai daerah, setiap makanan memiliki kekhasan, dan menjadi makanan favorit lokal," jelasnya.

()

Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi (Sekretariat Presiden)

Diketahui, Jokowi mengajak masyarakat Indonesia untuk belanja online menjelang lebaran 2021.

"Untuk bapak ibu dan saudara-saudara yang rindu kuliner khas daerah atau yang biasanya mudik membawa oleh-oleh, tidak perlu ragu untuk memesannya secara online," kata Jokowi.

"Yang rindu makan gudeg Jogja, bandeng Semarang, siomay Bandung, empek-empek Palembang, Bipang Ambawang dari Kalimantan dan lain-lainnya tinggal pesan, dan makanan kesukaan akan diantar sampai ke rumah," ungkapnya.

Makanan makanan tersebut menurut Jokowi bisa dipesan untuk disantap di rumah.

Atau bisa juga dikirimkan kepada sanak saudara sebagai oleh-oleh atau hadiah.

(Tribunnews.com/Nuryanti/Taufik Ismail)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Ngabalin Sebut Pernyataan Jokowi soal Bipang Ambawang Tidak Salah: Salahnya di Mana?

Baca juga: Alhamdulillah! Dapat Miliaran Rupiah dari Bisnis Kecantikan, Angel Lelga: Ini Berkah Ramadan

Baca juga: Niatnya Klarifikasi Soal Bipang Ambawang, Mendag Muhammad Lutfi Malah Kena Sentil Politisi PDIP

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved