Breaking News:

Penyelundupan Senjata

Angkatan Laut AS Temukan Ribuan Senjata di Laut Arab, Konon akan Dipasok ke Kelompok Houthi

Ironisnya, penyitaan hari Minggu terjadi di tengah upaya AS dan beberapa pihak lain untuk mengakhiri konflik...

Editor: Eddy Fitriadi
AFP/File
Kamp pengungsi Ethiopia hangus terbakar yang dilakukan milisi Houthi di Sanaa, Yaman. 

SERAMBINEWS.COM -  Melalui akun Twitter resminya, Angkatan Laut AS pada Minggu (9/10/2021), mengumumkan telah menahan kapal pengangkut ribuan unit senjata di Laut Arab.

Kepada Associated Press (AP), pejabat militer AS mengatakan bahwa dalam penyelidikan awal diketahui kapal itu berasal dari Iran.

Armada itu membawa ribuan senjata untuk mempersenjatai Houthi Yaman meskipun ada embargo senjata dari PBB.

Dalam cuitannya, Armada Kelima Angkatan Laut AS mengumumkan senjata yang disita meliputi lusinan peluru kendali anti-tank canggih buatan Rusia, 1.000-an senapan serbu Tipe 56 Cina, 100-an senapan mesin PKM, senapan sniper & peluncur granat, beserta kelengkapan lainnya.

Penyitaan semacam ini bukan hal baru mengingat perang di Yaman telah berlangsung selama bertahun-tahun, menjadi salah satu krisis kemanusiaan dan keamanan terburuk di dunia.

Ironisnya, penyitaan hari Minggu terjadi di tengah upaya AS dan beberapa pihak lain untuk mengakhiri konflik.

Ribuan senjata yang ditemukan cukup menunjukkan bahwa kata damai masih sangat jauh untuk dicapai.

Pengiriman senjata berhasil digagalkan oleh kapal penjelajah AS USS Monterey dalam operasi yang dimulai Kamis (6/5/2021) di bagian utara Laut Arab di lepas pantai Oman dan Pakistan.

Kapal pengangkut diidentifikasi tanpa tanda kewarganegaraan dan merupakan jenis kapal tradisional ala Timur Tengah. Sebagian besar senjata terbungkus plastik hijau di bawah dek.

Armada Kelima Angkatan Laut AS tidak mengidentifikasi secara langsung dari mana senjata itu berasal, atau ke mana tujuan mereka.

Halaman
12
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved