Sabtu, 2 Mei 2026

Berita Banda Aceh

Harga Emas Naik Rp 60.000 Per Mayam, Ini Pemicunya

Harga emas di Banda Aceh, Selasa (11/5/2021) berada di angka Rp 2.720.000/mayam belum termasuk ongkos buat

Tayang:
Penulis: Mawaddatul Husna | Editor: Muhammad Hadi
SERAMBINEWS.COM/MAWADDATUL HUSNA
Suasana salah satu toko emas di Jalan Tgk Chik Pante Kulu, Banda Aceh, Selasa (11/5/2021). 

Laporan Mawaddatul Husna | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Harga Emas Naik Rp 60.000 Per Mayam, Ini Pemicunya 

Harga emas di Banda Aceh, Selasa (11/5/2021) berada di angka Rp 2.720.000/mayam belum termasuk ongkos buat.

Angka ini naik dari satu minggu yang lalu yang sempat menyentuh Rp 2.680.000/mayam belum ongkos buat.

Artinya ada kenaikan harga “si kuning” ini sebesar Rp 60.000/mayam.

Baca juga: Gadis Cantik Dibakar Pacar Meninggal, Ayah: Saya Tertipu, Lelaki Mendekati Anak Saya Berhati Iblis

Pedagang Emas di Jalan Tgk Chik Pante Kulu, Banda Aceh, Murizal kepada Serambinews.com, menyampaikan kenaikan harga emas ini disebabkan beberapa faktor.

Antaranya karena dolar Amerika Serikat jatuh terhadap mata uang dunia lainnya.

Kemudian angka pengangguran di Amerika Serikat makin meningkat, dan wabah virus corona secara global juga belum stabil.

Baca juga: Jelang Lebaran, Bank Aceh Syariah Pastikan Layanan 307 Unit ATM Optimal

“Dan diprediksi untuk harga stabil tidak mungkin. Kemungkinan harga emas naik lebih besar daripada harganya turun.

Karena kebutuhan emas sangat tinggi sedangkan angka produksi emas kurang,” sebutnya.

Disamping itu, kata Murizal, para investor juga banyak yang borong emas untuk investasi.

Sehingga emas langka di pasar dunia sehingga berdampak terhadap ketersediaan emas yang juga langka di tingkat domestik.

Baca juga: Warga India Pakai Ek dan Iek Lumo Untuk Lawan Covid-19, Setelah Kering Peluk Sapi, Dokter Khawatir

Sementara untuk transaksi yang terjadi di Banda Aceh, pada awal bulan Ramadhan daya beli masyarakat meningkat.

Namun di pertengahan puasa agak sepi, sebab ada kebutuhan lain yang harus dipenuhi.

Baca juga: Jokowi dan Maruf Amin Dapat THR, Ini Jumlahnya

“Tapi menjelang lebaran ini daya beli meningkat sekitar 90 persen meskipun harga tinggi masyarakat Aceh tetap membelinya untuk dipakai saat lebaran.

Pembeliannya bervariasi mulai mayam kecil hingga besar.

Rata-rata perhiasan yang dipilih gelang, kalung, cincin, dan rantai tangan,” sebutnya. (*)

Baca juga: Ini Tiga Kelompok KKB yang Serang Aparat di Puncak Papua

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved