Breaking News:

Kasus Judi Dominan di Aceh Selama 2020

Kasus maisir (perjudian) dominan terjadi di Aceh selama tahun 2020. Setidaknya ada 64 perkara yang ditanggani Mahkamah Syar'iyah

SERAMBI/MASRIZAL
Ketua Mahkamah Syar'iyah (MS) Aceh, Rosmawardani didampingi Darmansyah dan Syafruddin selaku hakim tinggi dan panitera, menyerahkan buku kepada Pemimpin Redaksi Serambi Indonesia, Zainal Arifin M Nur didampingi News Manajer Bukhari M Ali saat bersilaturahmi ke Kantor Harian Serambi Indonesia, Senin (10/5/2021). 

BANDA ACEH - Kasus maisir (perjudian) dominan terjadi di Aceh selama tahun 2020. Setidaknya ada 64 perkara yang ditanggani Mahkamah Syar'iyah (MS) se Aceh dan kini sudah putus. Salah satu bentuk perjudian adalah judi online higgs domino.

"Jumlah itu yang terungkap saja, belum lagi yang tidak tertanggani atau terungkap," kata Ketua MS Aceh, Dra Hj Rosmawardani SH MH saat melakukan silaturahmi ke Kantor Harian Serambi Indonesia, Senin (10/5/2021).

Dalam silaturahmi itu, turut hadir Darmansyah selaku hakim tinggi yang juga Humas MS Aceh dan Panitera, Syafruddin. Mereka disambut Pemimpin Redaksi Serambi Indonesia, Zainal Arifin M Nur dan News Manajer Bukhari M Ali.

Rosmawardani menyebutkan, perkara-perkara yang ditanggani MS se Aceh yaitu maisir 64 perkara, pemerkosaan 50 perkara, zina 49 perkara, pelecehan seksual 40 perkara, ikhtilath 39 perkara, khamar 18 perkara, khalwat 8 perkara, dan liwath 1 perkara.

Selain perjudian, kasus perceraian juga perceraian paling banyak terjadi di provinsi paling barat di Indonesia ini. Baik cerai gugat maupun cerai talak. "Tapi yang lebih banyak cerai gugat. Faktornya karena laki-laki tidak mau tanggung jawab terkait ekonomi," ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Rosmawardani juga mempersoalkan tempat pelaksanaan hukuman cambuk. Menurutnya, pelaksanaan uqubat cambuk di depan umum tidak pantas karena disaksikan anak-anak. Seharunya, pelaksanaan uqubat cambuk dilaksanakan di tempat khusus.

"Sekarang kita lihat sekali di lapas, sekali di depan masjid, sekali di depan kantor kejari. Tempat pelaksanaan cambuknya tidak jelas. Seharusnya tempat pelaksanaan cambuk pada satu tempat khusus yang tidak bisa dilihat oleh anak-anak," ujarnya.(mas)  

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved