Breaking News:

Libur Lebaran Idul Fitri 1442 Hijriah, ASN Aceh Tamiang Dilarang Mudik

Bupati Aceh Tamiang Mursil melarang aparatur sipil negara (ASN) mudik lebaran Idul Fitri 1442 H. Larangan ini juga berlaku.....

SERAMBINEWS.COM/RAHMAD WIGUNA
Bupati Aceh Tamiang H Mursil. 

Laporan Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang

SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG – Bupati Aceh Tamiang Mursil melarang aparatur sipil negara (ASN) mudik lebaran Idul Fitri 1442 H. Larangan ini juga berlaku untuk keluarga ASN agar tidak berpergian ke luar kota atau mudik terhitung mulai 6-17 Mei 2021.

Mursil menjelaskan instruksi larangan mudik ini merupakan turunan dari Surat Edaran Menteri PAN-RB Nomor: 8/2021 tentang Pembatasan Kegiatan Berpergian ke Luar Daerah dan/atau Mudik dan/atau Cuti Bagi Pegawai Aparatur Sipil Negara dalam Masa Pandemi Covid-19.

“Secara otomatis larangan itu juga diturunkan ke daerah kabuptan dan kota di Indonesia, tak terkecuali Aceh Tamiang,” kata Mursil, Selasa (11/5/2021).

Mursil mengingatkan agar larangan ini dipatuhi karena dalam surat edaran itu telah diatur tentang sanksi bagi ASN yang melanggar. Dia menjelaskan sanksi bersifat pengakan disiplin sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 53/2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil dan Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2019 tentang Manajemen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja.

“Setiap larangan tentu ada sanksinya, makanya saya ingatkan jangan coba-coba membuat pelanggaran,” ungkapnya.

Meski begitu, Mursil menjelaskan larangan ini tidak berlaku bagi ASN yang melakukan dinas luar kota.
Begitupun, ASN tersebut haru mendapat izin atau surat tugas dari pimpinan atau kepala kantor satuan kerja.

“Jadi tidak bisa sembarangan, ada mekanisme yang mengatur perjalanan dinas ini,” sambungnya.

Mursil mengajak seluruh ASN menanggapi positif larangan ini karena bertujuan menekan angka penyebaran Covid-19. Terlebih di Aceh Tamiang beberapa waktu lalu sempat dinyatakan zona merah.

“Jangan sampai tingginya pergerakan manusia, kita di Aceh ini menjadi seperti India. Ini harus kita cegah bersama-sama,” tutupnya.(*)
 

Baca juga: Kasus Covid-19 di Aceh Bertambah 100 Orang, Hampir Semua Kabupaten Berstatus Zona Oranye

Baca juga: Inggris Longgarkan Pembatasan, Program Cepat Vaksinasi Covid-19 Berjalan Baik

Baca juga: Jelang Lebaran, Harga Bahan Pokok di Aceh Jaya Stabil, Daya Beli Masyarakat Rendah

Penulis: Rahmad Wiguna
Editor: Jalimin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved