Breaking News:

Harga Emas Naik Rp 60.000/Mayam

Harga emas di Banda Aceh, Selasa (11/5/2021) berada di angka Rp 2.720.000/mayam belum termasuk ongkos buat

SERAMBINEWS.COM/MAWADDATUL HUSNA
Suasana salah satu toko emas di Jalan Tgk Chik Pante Kulu, Banda Aceh, Selasa (11/5/2021). 

BANDA ACEH - Harga emas di Banda Aceh, Selasa (11/5/2021) berada di angka Rp 2.720.000/mayam belum termasuk ongkos buat. Angka ini naik dari satu minggu yang lalu yang sempat menyentuh Rp 2.680.000/mayam belum ongkos buat. Artinya ada kenaikan harga “si kuning” ini sebesar Rp 60.000/mayam.

Pedagang Emas di Jalan Tgk Chik Pante Kulu, Banda Aceh, Murizal menyampaikan, kenaikan harga emas ini disebabkan beberapa faktor, antaranya karena dolar Amerika Serikat jatuh terhadap mata uang dunia lainnya, angka pengangguran di Amerika Serikat makin meningkat, dan wabah virus corona secara global juga belum stabil.

“Dan diprediksi untuk harga stabil tidak mungkin. Kemungkinan harga emas naik lebih besar daripada harganya turun, karena kebutuhan emas sangat tinggi sedangkan angka produksi emas kurang,” sebutnya.

Disamping itu, kata Murizal, para investor juga banyak yang borong emas untuk investasi, sehingga emas langka di pasar dunia sehingga berdampak terhadap ketersediaan emas yang juga langka di tingkat domestik.

Sementara untuk transaksi yang terjadi di Banda Aceh, pada awal bulan Ramadhan daya beli masyarakat meningkat. Namun di pertengahan puasa agak sepi, sebab ada kebutuhan lain yang harus dipenuhi.

“Tapi menjelang lebaran ini daya beli meningkat sekitar 90 persen meskipun harga tinggi masyarakat Aceh tetap membelinya untuk dipakai saat lebaran. Pembeliannya bervariasi mulai mayam kecil hingga besar. Rata-rata perhiasan yang dipilih gelang, kalung, cincin, dan rantai tangan,” sebutnya.(una)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved