Breaking News:

Perhimpunan Pelajar Indonesia Dunia Gelar Webinar Ikut Bangun Indonesia Setara Lewat Bahasa Isyarat

Perhimpunan Pelajar Indonesia Dunia (PPI Dunia) mengadakan kegiatan Webinar yang bertajuk ‘Ikut Bangun Indonesia Setara Lewat Bahasa Isyarat’.

Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Safriadi Syahbuddin
FOR SERAMBINEWS.COM
Perhimpunan Pelajar Indonesia Dunia (PPI Dunia) mengadakan kegiatan Webinar yang bertajuk ‘Ikut Bangun Indonesia Setara Lewat Bahasa Isyarat’. 

Selain itu, 17 persen atau 26 juta penduduk usia 20-69 tahun juga mengalami hal yang sama.

Hal itu diungkapkan dr Tri Hedianto, Sp. THT-KL selaku dokter spesialis telinga hidung dan tenggorok, bedah kepala leher.

Meningkatnya jumlah penderita tuli setiap tahunnya disebabkan oleh tingkat kebisingan yang melebihi batas normal manusia, yakni 85 db.

Baca juga: FDK UIN Ar-Raniry Gelar Webinar Internasional Pendampingan Mualaf

Baca juga: Webinar Covid Musara Gayo, Vaksinasi Covid-19 di Aceh Tengah Sudah Capai 85,3 Persen

Oleh sebab itu, penting setiap masyarakat untuk mengurangi paparan bising dalam waktu lama dengan tidak melebihi waktu 60 menit.

“Gendang telinga juga sama seperti manusia, butuh istirahat dan recovery. Jadi lebih baik saat tidur, tidak mendengar paparan suara lainnya, terutama mendengarkan musik saat tidur” ungkap dokter tri.

Ketidakpedulian masyarakat dalam menjaga kesehatan telinga dengan paparan kebisingan yang tinggi meningkatkan jumlah penderita tuli.

Hal ini mengakibatkan perlunya diadakan edukasi terhadap masyarakat mengenai pentingnya Bahasa Isyarat.

Oleh karena itu, PPI Dunia berinisiasi untuk menyelenggarakan Program Bisik (Bahasa Isyarat Asik) sebagai media pembelajaran bahasa isyarat yang akan diadakan pada pertengahan bulan Mei ini.

Baca juga: Tribun Network Luncurkan Online Ke-50, TribunPalu.com Webinar Vaksinasi Covid dan Pemulihan Ekonomi

Baca juga: Angkat Tema Ekonomi Syariah, Mahasiswa S2 UNIKI Bireuen dan UIN Sumut Ikuti Webinar

Program ini terbuka untuk seluruh masyarakat guna  meningkatkan kepedulian serta kemampuan dalam berbicara menggunakan bahasa isyarat.

Pelatihan bahasa isyarat ini akan diadakan secara rutin setiap dua kali pertemuan setiap minggunya.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved