Breaking News:

Luar Negeri

Mahathir Mohamad Langgar SOP Covid-19, Minta Maaf dan Bersedia Jalani Hukuman

Mantan Perdana Menteri Malaysia Tun Dr Mahatir Mohamad memohon maaf atas kesalahan melanggar SOP Covid-19, Rabu (12/5/2021).

AFP
Mahathir Mohamad 

SERAMBINEWS.COM, MALAYSIA - Mantan Perdana Menteri Malaysia Tun Dr Mahathir Mohamad memohon maaf atas kesalahan melanggar SOP Covid-19, Rabu (12/5/2021).

Tun Mahathir disebut tidak melakukan cek suhu tubuh sebelum masuk ke dalam surau untuk melaksanakan program Idul Fitri, Sabtu (8/5/2021).

Melansir dari Komso Online, Rabu (12/5/2021) dalam sebuah pernyataan, Tun Mahathir menyebut telah pergi ke Langkawi untuk melakukan beberapa program, menyampaikan sumbangan Idul Fitri di kawasan tersebut.

"Saya mengantar sumbangan kepada penduduk di Surau Tsunami Batu Arang, Kuala Teriang, Kuah.

Saya diundang pada acara tersebut dan telah melanggar SOP dengan tidak mengecek suhu badan, sebelum masuk ke surau tersebut," katanya.

Baca juga: Update Terbaru 20 Warga Langsa Terpapar Wabah Corona, Total Pasien Covid-19 Sudah 44 Orang

Reaktif Covid-19, Satu Pemudik Dikarantina di GOR Aceh Tamiang

Tun Mahathir juga menyebut, tindakannya demikian adalah sebuah kesalahan dan tidak semestinya terjadi.

"Saya meminta maaf karena tidak mematuhi SOP dan saya akan menerima hukuman mengikuti undang-undang yang berlaku.

"Covid-19 adalah wabah serius dan penyakit ini tidak mengenal siapapun. SOP harus dipatuhi oleh siapapun, karena bisa membendung penularan Covid-19," jelasnya.

Video terkait Tun Mahathir tidak melakukan pengecekan suhu tubuh pun tersebar luas di jejaring medsos.

Meskipun alat pengecek suhu tubuh telah ditempatkan di pinggir pintu masuk ruangan.

Melalui postingan Facebook, Tun Mahatir juga memberikan pernyataan sikap setelah melanggar SOP Covid-19

  1. Pada 8hb Mei, saya balik ke Langkawi untuk memenuhi beberapa program sampaikan sumbangan bulan Ramadhan serta Aidilfitri di kawasan Parlimen saya.
  2. Antaranya sumbangan raya kepada penduduk di Surau Raudhatul Jannah, Kuala Teriang, Langkawi.
  3. Saya dimaklumkan pada acara tersebut, saya telah melanggar SOP dengan tidak mengambil suhu badan apabila masuk ke surau tersebut.
  4. Ini merupakan satu kesalahan. Perkara ini tidak harus berlaku. Saya minta maaf kerana tidak patuh SOP.
  5. Saya akan terima tindakan mengikut undang-undang berkaitan.
  6. COVID-19 adalah wabak yang serius dan penyakit ini tidak mengenali sesiapa mahupun sempadan kawasan. SOP harus dipatuhi tidak kira oleh sesiapa kerana ini dapat bantu bendung merebaknya penyakit ini.
  7. Kita tidak harus ambil ringan.
  8. Sekali lagi saya minta maaf kerana melanggar peraturan ini.

Sebagaimana telah menjadi prosedur sebelum masuk ke sebuah ruangan, maka akan dilakukan pengecekan suhu tubuh. 

Sebagai langkah awal mengantisipasi bila seseorang terkena virus. (Serambinews.com/Syamsul Azman)

TERKAIT

Baca juga: BERITA POPULER - Kisah Cinta Pemuda Khasmir, Gadis Dirudupaksa hingga Kombatan GAM terbaring Sakit

Baca juga: BERITA POPULER – Berzina di Kuburan Cina, Kondisi Jenazah Kru KRI Nanggala, Kepergok Tidur Berduaan

Baca juga: BERITA POPULER- Kepala Dinas Nikah Siri dengan Bawahan, Trik Soeharto Hadapi KKB hingga THR PNS Cair

Penulis: Syamsul Azman
Editor: Safriadi Syahbuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved