Breaking News:

Menkumham Beri Remisi Khusus Idul Fitri 1442 Hijrah kepada 4.833 Napi di Aceh

Para napi yang beruntung dapat remisi khusus itu berasal dari 26 lembaga pemasyarakatan (LP) dan rumah tahanan negara (rutan) di seluruh Aceh.

Penulis: Yarmen Dinamika | Editor: Amirullah
For Serambinews
Kakanwil Kemenkumham Aceh, Drs Meurah Budiman MH (paling depan) berpose bersama pimpinan tinggi pratama Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Aceh, Senin (10/5/2021) siang. 

Menurut Meurah, syarat tersebut, antara lain, napi yang bersangkutan harus berkelakuan baik. Hal ini dibuktikan bahwa ia tidak sedang menjalani hukuman disiplin dalam kurun waktu enam bulan terakhir terhitung tanggal pemberian remisi.

Syarat lainnya, napi atau anak pidana haruslah mengikuti program pembinaan yang diselenggarakan oleh LP dengan predikat baik. "Ini merupakan syarat substantifnya," terang Meurah.

Baca juga: Kontraktor AS Lockheed Martin Meninggalkan Irak, Sering Mendapat Serangan Milisi Dukungan Iran

Sedangkan syarat administratif adalah telah adanya salinan surat perintah penahanan pertama atau terakhir jika tahanan terputus, adanya laporan perkembangan pembinaan, adanya surat perintah pelaksanaan putusan pengadilan (P48), fotokopi kutipan putusan hakim dan BA 8, serta salinan daftar perubahan.

Lebih lanjut Kakanwil Kemenkumham Aceh menjelaskan bahwa napi yang dipidana karena melakukan tindak pidana terorisme, narkotika dan prekursor narkotika, korupsi, kejahatan terhadap keamanan negara, kejahatan HAM berat, dan kejahatan transnasional lainnya, selain syarat di atas ada syarat tambahan.

Syarat tambahan itu adalah yang bersangkutan harus bersedia bekerja sama dengan penegak hukum untuk membantu membongkar perkara tindak pidana yang dilakukan. Hal ini dibuktikan dengan surat justice collaborator (JC).

Selain itu, untuk napi yang dipidana karena melakukan tindak pidana korupsi, harus telah membayar lunas denda dan uang pengganti sesuai dengan putusan pengadilan.

Baca juga: Kisah Pilu Tukang Becak, Rela Jual Becaknya dengan Harga Murah Demi Bayar Zakat & Beli Baju Lebaran

Khusus bagi napi teroris, ia haruslah telah mengikuti program deradikalisasi yang diselenggarakan oleh LP dan atau Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), serta menyatakan ikrar setia kepada NKRI secara tertulis bagi napi WNI serta tidak akan mengulangi perbuatan tindak pidana terorisme secara tertulis bagi napi WNA.

Meurah Budiman menjelaskan remisi khusus (RK) I diberikan antara 15 hari sampai dengan 2 bulan. Sedangkan RK II dan napinya dinyatakan bebas setelah mendapat remisi khusus tahun ini diberikan kepada 13 napi.

Mereka terdiri atas napi LP Kelas IIB Langsa satu orang, napi LP Narkotika Kelas IIB Langsa delapan orang, LP Kelas IIB Kutacane dua orang, dan LP Kelas IIA Banda Aceh dua orang.

Adapun pemberian remisi dilaksanakan pada hari pertama Idulfitri atau pada 1 Syawal. "Biasanya dilakukan setelah shalat Id. Dilaksanakan secara serentak di seluruh LP dan rutan di Aceh," kata Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Aceh, Heri Azhari di tempat terpisah.

Untuk Kanwil Kemenkumham Aceh, lanjut Heri Azhari, pemberian remisi khusu akan dipusatkan di LP Kelas IIA Banda Aceh seusai shalat Id besok pagi. (*)

Baca juga: Ria Ricis Beri Hampers Mewah ke Karyawan Jelang Lebaran, Ada Buket Uang, Perhiasan hingga Tas Dior

Baca juga: Viral Uang Rp 75.000 Ditolak Penjual Sate, Dianggap Uang Mainan, Apakah Bisa Digunakan Transaksi?

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved