Breaking News:

Internasional

Militer Israel Tegaskan Jalur Gaza Harus Dihancurkan, Sebelum Gencatan Senjata Disepakati

Militer Israel telah merencanakan untuk menghancurkan wilayah Jalur Gaza, Palestina sebelum gencatan disepakati.

AFP/Mahmud Hams
Tim penyelamat dan orang-orang berkumpul di depan puing-puing menara Al-Sharouk yang runtuh setelah terkena serangan udara Israel, di Kota Gaza, Rabu (12/5/2021). 

SERAMBINEWS.COM, JERUSALEM - Militer Israel telah merencanakan untuk menghancurkan wilayah Jalur Gaza, Palestina sebelum gencatan disepakati.

Dalam dua hari terakhir sampai Jumat (14/5/2021), pejuang Hamas terus meluncurkan serangan roket ke wilayah Israel.

Sebaliknya, jet tempur Israel terus membombardir Jalur Gaza, Palestina tanpa ampun dengan seratusan serangan udara.

Empat hari pertempuran lintas batas tidak menunjukkan tanda-tanda mereda.

Bahkan, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan kampanye pemboman akan berlangsung dalam waktu lebih lama.

Tetapi, para pejabat Israel mengatakan kelompok Hamas yang berkuasa di Gaza harus dihancurkan, sebelum gencatan senjata disepakat.

Kekerasan juga telah menyebar ke komunitas campuran Yahudi dan Arab di Israel.

Sebuah front baru dalam konflik berkepanjangan.

Sinagoga diserang dan pertempuran pecah di jalan-jalan beberapa kota, mendorong presiden Israel untuk memperingatkan perang saudara.

Setidaknya 103 orang telah tewas di Gaza, termasuk 27 anak-anak, selama empat hari terakhir, kata pejabat medis Palestina.

Halaman
1234
Editor: M Nur Pakar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved