Breaking News:

Luar Negeri

Umumkan Angkat Senjata, Eks Ratu Kecantikan Myanmar Siap Lawan Junta Militer: Saatnya Berjuang

Htar Htet Htet, mantan Ratu Kecantikan Myanmar dikabarkan ikut angkat senjata melawan junta militer yang melakukan kudeta sejak 1 Februari 2021 lalu.

Editor: Faisal Zamzami
Twitter/ kompa.tv
Mantan Ratu Kecantikan Myanmar, Htar Htet Htet mengangkat senjata untuk menghadapi junta militer Myanmar. 

"Tindakan mereka (NUG) menyebabkan begitu banyak terorisme di banyak tempat di negara ini," demikian laporan televisi pemerintah, MRTV.

MRTV juga mengumumkan segala tindakan NUG, komite anggota parlemen yang digulingkan yang dikenal sebagai CRPH dan kekuatan baru, semuanya akan diganjar dengan Undang-Undang Anti-Terorisme.

"Ada bom, kebakaran, pembunuhan dan ancaman untuk menghancurkan mekanisme administrasi pemerintah," kata pengumuman itu.

Undang-undang anti-terorisme melarang tidak hanya keanggotaan kelompok, tetapi juga kontak dengan mereka.

Baca juga: Delapan Pendemo Tewas Dalam Aksi Anti-Kudeta Junta Militer di Seluruh Myanmar

Junta sebelumnya menuduh lawan-lawannya berkhianat.

Para demonstran berbaris melawan junta di puluhan tempat pada hari Sabtu kemarin.

Setidaknya 774 warga sipil telah dibunuh pasukan keamanan dan 3.778 ditahan, menurut kelompok aktivis Asosiasi Bantuan untuk Tahanan Politik.

Junta membantah angka-angka itu dan mengatakan setidaknya dua lusin anggota pasukan keamanan telah tewas dalam mengawsal aksi protes.

Pertempuran juga berkobar di pinggiran Myanmar dengan tentara etnis yang telah berjuang selama beberapa dekade.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved