Breaking News:

Konflik Palestina

Amerika dalam Posisi Sulit Bersikap, Banyak Pihak Minta Washington Kutuk Israel Secara Terbuka

Menanggapi serangan itu, Israel pada hari yang sama segera mengirimkan pesawat untuk menyerang banyak markas Hamas.

Editor: Ansari Hasyim
Kloase SERAMBINEWS.COM /AFP
Israel Semakin Brutal, PM Netanyahu Perintahkan Semua Alusista Digunakan untuk Bombardir Gaza 

Disebut, itu akan tergantung pada seberapa baik Washington menyeimbangkan kepentingan nasional dengan negara-negara lain.

Namun, AS sendiri baru-baru ini menunjukkan sikapnya dalam pertemuan yang diadakan Dewan Keamanan PBB. Pada 12 Mei, Dewan Keamanan PBB mengadakan pertemuan darurat kedua tentang situasi tegang antara Israel dan Palestina.

Pada pertemuan tersebut, 14 dari 15 anggota dewan mendukung dikeluarkannya pernyataan yang menyerukan semua pihak untuk mengurangi ketegangan, kecuali AS. Alhasil, rapat pun berakhir tanpa pernyataan bersama.

Menurut seorang diplomat yang tidak disebutkan namanya, pihak AS menilai bahwa pertemuan Dewan Keamanan dua kali mengenai konflik Israel-Palestina sudah cukup untuk "menunjukkan kepedulian", sehingga tidak menyetujui pernyataan bersama.

Sebelumnya, dalam pertemuan pertama pada 10 Mei, delegasi AS juga tidak mendukung dokumen yang diusulkan oleh Tunisia, Norwegia, dan China, yang meminta semua pihak yang terlibat untuk menahan diri dari tindakan provokatif dan menuntut agar Israel berhenti mendeportasi keluarga Palestina di Yerusalem timur.(*)

Berita ini sudah tayang di Intisari-Online.com dengan judul Anak Emasnya Dibombardir Militer Hamas, Amerika Kebingungan Harus Membela Palestina atau Israel, Sementara Dunia Mengecam Israel, Lalu Apa yang Akan Dilakukan AS?

BERITA LAINNYA TERKAIT KONFLIK PALESTINA

Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved