Breaking News:

Konflik Israel dan Palestina

Serangan Israel Berlanjut, Erdogan Intensifkan Diplomasi untuk Selamatkan Palestina

Erdogan mendesak para pemimpin untuk mengambil sikap bersatu melawan serangan Israel dan serangan terhadap warga Palestina di Gaza dan Yerusalem.

Editor: Taufik Hidayat
Anadolu Agency
Presiden Turki Erdogan 

Selain itu, Direktorat Urusan Agama Turki menggelar pertemuan darurat soal Yerusalem atas arahan Erdogan.

Serangan Israel yang sedang berlangsung di Gaza menewaskan 124 warga Palestina sejauh ini, termasuk 31 anak-anak dan setidaknya 20 wanita, menurut pejabat kesehatan Palestina. Lebih dari 900 lainnya terluka, selain kerusakan berat pada bangunan permukiman di seluruh daerah Gaza.

Baca juga: Penyelesaian Konflik Papua Makin Rumit, Potensi Pelanggaran HAM Makin Tinggi

Baca juga: Remaja Ini Bunuh Diri, Tak Terima Ditegur Ibu Lantaran Berduaan dengan Pacar Dalam Kamar

Baca juga: Syarat Umum Pendaftaran CPNS dan PPPK Tahun 2021, Lengkap Jadwal Seleksinya

Selain itu, Israel menahan ratusan warga Palestina dalam beberapa hari terakhir.

Ketegangan memuncak di daerah Sheikh Jarrah di Yerusalem Timur yang diduduki selama sebulan terakhir ketika pemukim Israel menyerbu mengikuti perintah pengadilan untuk penggusuran keluarga Palestina di daerah itu.

Baru-baru ini, ketegangan semakin meningkat, bergerak dari Yerusalem Timur ke Gaza setelah kelompok perlawanan Palestina di sana bersumpah untuk membalas serangan Israel di Masjid al-Aqsa dan Sheikh Jarrah jika mereka tidak dihentikan.

Israel menduduki Yerusalem Timur selama perang Arab-Israel tahun 1967 dan mencaplok seluruh kota pada tahun 1980 - sebuah tindakan yang tidak pernah diakui oleh komunitas internasional.(AnadoluAgency)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved