Breaking News:

Ini Sosok yang Bikin Orang Yahudi Bisa Dirikan Israel di Atas Tanah Palestina, Namanya Tak Asing

Nama Baron Rothschild memang tak asing di telinga kita sebagai salah satu sosok yang merancang konspirasi global.

Editor: Amirullah
bbc
Ilustrasi 

SERAMBINEWS.COM - Nama Baron Rothschild memang tak asing di telinga kita sebagai salah satu sosok yang merancang konspirasi global.

Namun hal itu masih sebatas isu dan belum ada pembuktian kuat soal peran sosok yang disebut berasal dari kaum Yahudi itu.

Tetapi sosok ini ternyata punya peran penting hingga disebut-sebut mampu mendirikan negara Israel sampai sekarang ini.

Lalu bagaimana peran Rothschild hingga bisa disebut pendiri negara Israel?

Kekaisaran Ottoman Turki memilih menjadi sekutu Jerman dalam Perang Dunia I (1914-1918).

Artinya, Ottoman Turki berseberangan dengan Inggris dan Perancis yang juga menjadi musuh "alami" Jerman.

Situasi ini diamati dengan baik oleh kelompok Zionis yang semakin kuat, dan juga para pelopor pergerakan nasionalisme Arab.

Baca juga: David Ben Gurion, Sosok Pendiri Negara Israel yang Menyerukan Orang Yahudi Bermigrasi ke Palestina

Baca juga: Kisah Kutukan Ariel Sharon, Jenderal Israel Pembantai Rakyat Palestina 8 Tahun Hidup Koma & Membusuk

Kedua kelompok ini melihat peluang mendepak Ottoman Turki dari kawasan Timur Tengah.

Alhasil, keduanya memilih memihak Inggris.

Di sela-sela perang, berbagai upaya diplomatik dilakukan, baik oleh kelompok Zionis maupun Arab demi kepentingan mereka masing-masing.

Salah satunya adalah korespondensi Pemimpin Mekkah Hussein bin Ali dengan Komisioner Tinggi Inggris di Mesir, Sir Henry McMahon.

Inti dari surat-menyurat yang terjadi 1914-1915 itu adalah bangsa Arab berjanji bersekutu dengan Inggris.

Sebagai timbal baliknya, pada saat perang berakhir Inggris harus mengakui kemerdekaan negara-negara Arab.

()

Foto keluarga Rothschild.Urban Area

Namun, kemudian terungkap bahwa Inggris dan Perancis menandatangani perjanjian Sykes-Picot 1917.

Isinya mengatur rencana kedua negara membagi wilayah-wilayah yang dulunya adalah milik Ottoman Turki.

Gerilya diplomatik juga dilakukan kelompok Zionis. Pemimpin komunitas Yahudi di Inggris, Baron Rothschild, membangun hubungan dengan Menteri Luar Negeri Inggris Arthur James Balfour.

Balfour membuat pernyataan pada 2 November 1917 yang dikenal dengan "Deklarasi Balfour".

Deklarasi itu menyebut bahwa Inggris akan mengupayakan Palestina sebagai rumah bagi bangsa Yahudi.

Sebagai gantinya, kelompok Zionis harus menjamin tidak akan mengganggu hak keagamaan dan sipil warga non-Yahudi di Palestina.

Deklarasi ini pada akhirnya dianggap sebagai batu penjuru terbentuknya negara Yahudi atau Israel saat ini.

(*)

Artikel ini telah tayang di Sosok.id dnegan judul Sebenarnya Tak Punya Wilayah, Ternyata Ini Sosok yang Buat Orang Yahudi Bisa Dirikan Negara Israel Hingga Ingin Rebut Palestina, Ternyata Namanya Sering Dikaitkan dengan Konspirasi Global!

Baca juga: Dinilai Menyalahi Aturan, Akademisi Minta KPK Batalkan Pembebasan Tugas 75 Pegawai

Baca juga: Deretan Senjata yang Digunakan Hamas Untuk Membombardir Israel, Dibeli dari Rusia Hingga Korea Utara

Baca juga: David Ben Gurion, Sosok Pendiri Negara Israel yang Menyerukan Orang Yahudi Bermigrasi ke Palestina

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved