Breaking News:

Berita Aceh Barat

Banjir di Woyla Barat Surut, Sebagian Genangan Air Masih Tersisa di Sejumlah Gampong

Banjir yang menerjang sejumlah desa di Woyla Barat dan di Woyla Timur, Kabupaten Aceh Barat, Senin (17/5/2021) telah surut.....

Penulis: Sa'dul Bahri | Editor: Jalimin
SERAMBINEWS.COM/SA'DUL BAHRI
Kondisi banjir di Desa Peribu, Kecamatan Arongan Lambalek, Kabupaten Aceh Barat, Jumat (15/5/2021). 

Laporan Sa'dul Bahri | Aceh Barat

SERAMBINEWS.COM, MEULABOH - Banjir yang menerjang sejumlah desa di Woyla Barat dan di Woyla Timur, Kabupaten Aceh Barat, Senin (17/5/2021) telah surut.

Kondisi tersebut membuat warga bisa beraktivitas kembali seperti biasanya sesuai dengan profesi masing-masing di daerah tersebut.

Luapan Krueng Woyla yang sebelunya merendam puluhan rumah warga menyebakan aktivitas masyarakat sempat tehenti total dalam suasana perayaan Indul Fitri.

Sebelumnya 17 desa yang terendam banjir di Kecamatan Woyla Timur dan Woyla Barat, sejak Sabtu (15/5/2021) masing-masing di Kecamatan Woyla Barat meliputi Desa Napai, Alue Leuhop, Blang Luah, Cot Rambong, Pasi Malee, Peuleukung, Kulam Kaju, Cot Lagan LM, Blang Cot Rubek, serta Ulee Pasi Ara, Lhok Malee, Blang Cot Mameh, dan Lubok Pasi Ara.

Sementara di Kecamatan Woyla Barat sebelumnya juga digenangi banjir yaitu Desa Desa Alue Kuyun, Desa Blang Luah, Alue Seuralen dan Rambong Pinto. Ketianggan air terjadi secara bervariasi dari 10 cm hingga 1,5 meter.

“Kondisi banjir sudah surut, dan hanya tertinggal genangan air saja tingga menunggu kering,” kata Koordinator Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Barat Mashuri.

Ia menambahkan, meski air telah surut pihaknya tetap masih memantau kondisi di lapangan terhadap berbagai kemungkinan dan berkoordonasi dengan petugas kecamatan masing-masing.

Pemantau terus dilakukan terhadap kemungkinan yang akan terjadi dengan kondisi cuaca berpotensi hujan lagi.

Banjir yang menerjang sejumlah desa tersebut tidak ada laporan korban jiwa dan kerugian material lainnya.

Pihaknya berharap kepada warga untuk selalu waspada terhadap banjir yang bisa datang dengan tidak terduga nantinya.

“Air di desa kami sudah mulai surut, warga telah beraktivitas seperti biasanya,” kata Keuchik Napai, Kecamatan Woyla Barat M Tamin.

Dikatakannya, bahwa sebelumnya masyarakat desa setempat sempat dipanikkan oleh genangan banjir yang merendam rumah mereka dengan ketinggian air sebagian ruman hampir mecapai 2 meter.

Dengan surutnya air maka masyarakat sejak minggu sore sebagian telah mulai membersihkan rumah masing-masing dari genangan lumpur di lantai rumah.(*)

Baca juga: Penerimaan Murid Baru SD dan SMP di Bireuen Mulai 20 Mei

Baca juga: Sekda Aceh Tamiang Dilantik di Terik Matahari, Mursil: Bukan Jabatan Sejuk, Harus Berpeluh Keringat

Baca juga: Jatah Pokir Dewan Pidie Dalam DOKA 2022 Rp 23 Miliar, Pengusulannya Tanpa Nama Anggota Dewan

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved