Sabtu, 11 April 2026

Internasional

Jerman Kutuk Serangan Roket Hamas ke Israel, Minta Segera Dihentikan

Pemerintah Jerman mengutuk serangan roket yang sedang berlangsung oleh Hamas ke Israel. Kanselir Jerman Angela Merkel menyampaikan hal itu saat

Editor: M Nur Pakar
AFP/ANAS BABA
Sistem pertahanan udara Kubah Besi (Iron Dome) Israel bekerja keras menahan gelombang serangan roket kelompok Hamas dari Jalur Gaza, Selasa (11/5/2021) hingga Rabu (12/5/2021). 

SERAMBINEWS.COM, BERLIN - Pemerintah Jerman mengutuk serangan roket yang sedang berlangsung oleh Hamas ke Israel.

Kanselir Jerman Angela Merkel menyampaikan hal itu saat berbicara dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

Mereka juga menekankan solidaritas Jerman dengan Israel dan hak untuk membela diri dari serangan roket Hamas.

Dia mengutuk serangan roket lanjutan dari Gaza ke Israel.

Dia menyuarakan harapannya untuk segera mengakhiri pertempuran mengingat hilangnya nyawa sipil di kedua sisi.

Kantor Merkel mengatakan dia juga menekankan pemerintah akan terus bertindak tegas terhadap protes di Jerman.

Di mana kebencian dan antisemitisme semakin menyebar.

Baca juga: Jet Tempur Israel Bombardir Jalur Gaza, Komandan Jihad Islam Tewas, Hamas Tingkatkan Serangan Roket

Salah satu pesaing utama untuk menggantikan Merkel dalam pemilihan nasional Jerman musim gugur ini, Annalena Baerbock dari kiri-tengah Hijau, juga mengutuk serangan roket Hamas.

Dia mendukung hak Israel untuk membela diri.

Dia meminta Jerman dan Uni Eropa untuk mendukung upaya Presiden AS Joe Biden untuk menengahi antara pihak-pihak yang bertikai.

Jermah juga menuntut agar kelompok pejuang Hamas segera mengakhiri serangan tersebut.

Baca juga: VIDEO Pertempuran Makin Panas, Israel Serang Gaza Lewat Udara dan Laut, Hamas Lakukan Balasan

"Ini adalah teror, yang dimaksudkan untuk membunuh orang tanpa pandang bulu," kata juru bicara pemerintah Jerman Steffen Seibert kepada wartawan di Berlin.

"Pemerintah Jerman mendukung Israel dan haknya untuk melindungi penduduknya dan mempertahankan diri." tambahnya, seperti dilansir AP.

Seibert menambahkan itu tragis, begitu banyak nyawa manusia melayang di kedua sisi.

Tetapi, dia menuduh Hamas menyandera penduduk Palestina di Jalur Gaza dengan meluncurkan roketnya dari daerah sipil padat penduduk.

Baca juga: China Berang, AS Blokir Upaya DK PBB Akhiri Pertumpahan Darah di Jalur Gaza

Ditanya tentang penghancuran gedung Gaza yang menampung beberapa outlet media, termasuk AP, oleh Israel Seibert mengatakan jurnalis harus dapat melaporkan dari zona perang

Tetapi sekali lagi, katanya, mengutip hak Israel untuk membela diri. Israel mengklaim bangunan itu juga digunakan oleh Hamas, meski belum ada bukti.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved