Breaking News:

Berita Gayo Lues

Selama Ramadhan, 15 Orang Meninggal Dunia Akibat Covid-19 di Gayo Lues

Dari 15 orang yang meninggal dunia itu, diantaranya 3 orang PNS yang bekerja di lingkungan Pemkab Galus, sedangkan sisanya warga sipil.

Penulis: Rasidan | Editor: Taufik Hidayat
FOR SERAMBINEWS.COM
Juru Bicara Tim Gugus Tugas Covid-19 di Galus, dr Safwan Azhari memberikan keterangan terkait seorang warga Gayo Lues yang dinyatakan positif terinfeksi virus corona berdasarkan hasil tes swab, Sabtu (18/4/2020). 

Laporan Rasidan | Gayo Lues

SERAMBINEWS.COM, BLANGKEJEREN - Selama puasa ramadhan sebanyak 15 orang di kabupaten Gayo Lues (Galus) meninggalkan dunia, akibat terinfeksi dan terpapar positif covid-19 di kabupaten tersebut.

Berdasarkan informasi yang dikumpulkan Serambinews.com, selama puasa ramadhan di kabupaten Galus, warga yang meninggal dunia akibat terpapar Covid-19 tersebut mencapai 15 orang yang tersebar dibeberapa kecamatan tersebut.

Dari jumlah 15 orang yang meninggal dunia itu, diantaranya 3 orang sebagai pegawai negeri sipil (PNS) yang bekerja di lingkungan Pemkab Galus, sedangkan sisanya warga sipil. 

Bahkan dari jumlah yang meninggal dunia tersebut, hanya 10 orang yang dilakukan pemakamannya sesuai protokol kesehatan (protkes), sementara sisanya dimakamkan seperti biasa layaknya untuk pelaksanaan fardhu kifayah lainnya.

Juru Bicara Penanganan dan Pencegahan Covid-19 di Galus, dr Safwan Azhari, kepada Serambinews.com, Selasa (18/5/2021) mengatakan,  selama puasa ramadhan jumlah warga asal Kabupaten Galus yang meninggal dunia mencapai 15 orang, dari jumlah tersebut 10 orang dilakukan pemakamannya sesuai protkes.

Sedangkan lanjutnya, sisanya 5 orang yang meninggal dunia yang sempat dirawat dan diisolasi hasil swabnya sudah negatif, sehingga untuk penguburan atau pemakamannya dilaksanakan seperti biasa.

Baca juga: Gadis Ditemukan Meninggal di Belakang Kantor Desa, Pelaku Pembunuhan Terpengaruh Film Porno

Baca juga: Kabar Duka, Aurel Hermansyah Keguguran, Atta Halilintar Bersedih: Sampai Jumpa di Surga Anak ku

Baca juga: Beda Sebab Beda Cara, Simak 4 Langkah Menghilangkan Double Chin Sesuai Penyebabnya

Baca juga: Penggalangan Dua Hari, Sejumlah Elemen Peduli Palestina di Aceh Jaya Kumpulan donasi Rp 17 Juta

Namun meninggalnya 15 orang warga Galus itu merupakan penyebab utamanya karena masih berhubungan dengan penyebaran dan penularan Covid-19 sebelumnya saat dirawat sebelumnya.

"Dari jumlah 15 orang warga Galus yang meninggal dunia karena Covid-19  selama puasa tersebut, ada yang meninggal dunia di RSUD Galus dan ada yang di Banda Aceh, bahkan ada yang meninggal dunia dirumah sakit di Medan setelah dirujuk," sebutnya.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved