Breaking News:

Unimal Buka Jalur Mandiri, Tampung 640 Mahasiswa

Universitas Malikussaleh (Unimal) mulai membuka seleksi Mandiri Masuk Perguruan Tinggi Negeri dari 17 Mei sampai dengan 21 Juni 2021

Unimal Buka Jalur Mandiri, Tampung 640 Mahasiswa
TEUKU KEMAL FASYA, Koordinator Bidang Sosialisasi dan Promosi SMMPTN Wilayah Barat

LHOKSUKON – Universitas Malikussaleh (Unimal) mulai membuka seleksi Mandiri Masuk Perguruan Tinggi Negeri dari 17 Mei sampai dengan 21 Juni 2021 mendatang secara online. Tahun ini Unimal akan menampung mahasiswa melalui jalur mandiri sebanyak 640 orang. Sedangkan jumlah total yang diterima melalui empat jalur mencapai 6.400 mahasiswa.

Dari empat jalur tersebut dua jalur sudah selesai prosesnya, yaitu Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tingggi Negeri (SNMPTN) sudah diumumkan pada 22 Maret 2021 dengan jumlah daya tampung 2.450 orang. Kemudian, jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) jumlah diterima 3.310 orang.

“Meskipun terlihat jadwal pendaftaran cukup panjang, para peserta sudah bisa mendaftar pada awal waktu, untuk menghindari terjadinya down system karena adanya penumpukan pendaftaran pada hari-hari terakhir,” ujar Koordinator Bidang Sosialisasi dan Promosi SMMPTN Wilayah Barat, Teuku Kemal Fasya kepada Serambi, Senin (17/5/2021).

Disebutkan, untuk pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) SMMPTN Barat akan diadakan dari 28 Juni hingga 7 Juli 2021. Sedangkan pengumuman akan disampaikan nantinya pada 14 Juli 2021 pukul 16.00 WIB. “Seleksi mandiri ini dibuka kepada siapa saja yang dapat memenuhi persyaratan, meskipun wilayah timur,” ujar Kemal Fasya.

Disebutkan, peserta yang diikutkan dalam SMM PTN-Barat ini mencapai 338 program studi untuk Sains dan teknologi dan 237 Prodi Sossial dan hukum. “Sedangkan untuk Unimal membuka penerimaan mahasiswa untuk jalur mandiri mencapai 33 prodi,” ujar Kemal yang Kepala UPT Kehumasan dan Hubungan Eksternal Unimal.

Menurut Kemal, jumlah biaya pendaftaran yang dikeluarkan oleh setiap pendaftar adalah sebesar Rp 350 ribu dan berlaku seragam untuk seluruh PTN. Biaya pendaftaran itu bersifat mutlak dan akan hangus meskipun calon mahasiswa tidak melanjutkan hingga taraf seleksi. Uang pendaftaran itu dibayar melalui bank mitra yang telah ditetapkan.

Ditambahkan, metode ujian yang digunakan pada tahun ini sudah mengikuti model UTBK-SBMPTN yaitu CAT (Computer Assisted Test), yang berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang masih Paper Based-Test.

“Keuntungannya hasil ujian bisa diketahui dengan cepat karena sistem komputer yang digunakan tersentralisasi dan lebih menjamin kepastian lulusan,” pungkas Kemal Fasya.

Panitia Wilayah Barat (SMMPTN-Barat) pada Senin (17/5) mengadakan peluncuran pendaftaran yang dipusatkan di Universitas Syiah Kuala Banda Aceh. Kegiatan itu diikuti seluruh seluruh rektor perguruan tinggi negeri peserta SMMPTN-Barat, dan publik melalui daring dengan link zoom serta youtube.

“Tahun 2021 kegiatan SMMPTN-Barat diikuti oleh 17 perguruan tinggi negeri. Ke-17 PTN ini tergabung di bawah Badan Kerja Sama (BKS) PTN Indonesia Wilayah Barat,” ujar Kemal.

Dari 17 kampus tersebut empat diantaranya berada di Aceh yakni Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh, Universitas Malikussaleh (Unimal) Lhokseumawe, Universitas Teuku Umar (UTU) Meulaboh, Institut Seni dan Budaya Indonesia (ISBI) Aceh, dan  Universitas Samudra (Unsam) Langsa.(jaf)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved