Breaking News:

Berita Aceh Barat Daya

Warga Kuala Batee Abdya ‘Diserang’ Hama Lalat, Diduga Berasal dari Tempat Ini

Sejumlah warga di beberapa Gampong di Kecamatan Kuala Batee, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) mengeluhkan ‘serangan’ hama lalat

Penulis: Rahmat Saputra | Editor: Muhammad Hadi
SERAMBINEWS.COM/RAHMAT SAPUTRA
Salah seorang warga di Lhok Gajah, Kuala Batee memperlihatkan hama lalat yang masuk dalam perangkap, Selasa (18/5/2021) 

Laporan Rahmat Saputra I Aceh Barat Daya

SERAMBINEWS.COM,BLANGPIDIE - Sejumlah warga di beberapa Gampong di Kecamatan Kuala Batee, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) mengeluhkan ‘serangan’ hama lalat.

Hama lalat diduga bersumber dari salah satu tempat peternakan ayam di Gampong Lhok Gajah.

Kini sudah meresahkan karena hama lalat sudah memasuki rumah warga.

Akibatnya, selain Gampong Lhok Gajah, sejumlah Gampong tetangga seperti, Ie Mameh, Rumah Panjang, Keude Baroe, Gampong, Alue Pisang, Gampong Krueng Batee, Muka Blang dan Gampong Lama Muda, juga terkena imbas dari serangan hama lalat tersebut.

Baca juga: BREAKING NEWS - Suami Istri dan Anak Meninggal Dunia Ditabrak di Aceh Timur

Sejumlah warga meminta, pihak pengelola peternakan ayam tersebut, dan dinas terkait segera turun tangan, sebelum menimbulkan penyakit untuk warga.

Keuchik Gampong Lhok Gajah, Agustiar saat dikonfirmasi Serambinews.com, membenarkan bahwa Gampong Lhok Gajah dan sejumlah tetangga kini terserang hama lalat.

Ia meminta pihak pengelola peternakan ayam itu, segera turun tangan untuk mengusir wabah lalat tersebut.

“Iya benar, lalatnya sudah masuk ke rumah warga, dan sudah meresahkan,” ujar Keuchik Gampong Lhok Gajah, Agus.

Baca juga: Bobol Plafon Lantai Dua, Maling Gasak Rokok dan Uang Toko Kelontongan di Langsa Kota

Ia mengaku sudah melaporkan kejadian tersebut, kepada pihak pengelola dan kepada dinas kesehatan untuk diambil langkah-langkah pencegahan dan pengusiran hama lalat tersebut.

“Ini penting, sebelum masyarakat ada terkena penyakit. Kami tidak anti keberadaan mereka, tapi mereka harus memperhatikan juga lingkungan tempat mereka buk usaha,” tegasnya.

Sementara itu, Camat Kuala Batee, Khairuman mengatakan bahwa pihaknya akan memanggil pihak pengelola ayam tersebut.

“Langkah ini untuk mencari solusi terbaik, karena lalat ini masuk ke rumah warga, akibat tidak adanya ayam di kandang, sehingga lalat pindah ke tempat yang lain, bahkan masuk ke rumah warga,” ujar Camat Kuala Batee, Khairuman.

Baca juga: Banjir Genangi 15 Desa di Kabupaten Aceh Singkil

Karena, sebutnya, peternakan ayam itu adalah investasi dan sumber ekonomi masyarakat, dan selama ini pihaknya sangat mendukung kehadiran investasi di kecamatan Kuala Batee tersebut.

“Tapi, kalau sudah seperti ini, kan masyarakat rugi. Makannya, kedua pihak kita panggil, sehingga tidak ada pihak yang dirugikan,” pungkasnya. (*)

Baca juga: Harga Emas Naik 10.000, Cek Harga Emas Per Gram, Berikut Rincian Harga Emas Hari Ini

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved