Breaking News:

Opini

Keberhasilan Alumni Ramadhan

Dalam Surat Al-Baqarah Ayat 183 Allah SWT menjelaskan bahwa puasa yang diwajibkan bagi orang beriman di bulan Ramadhan bertujuan agar menjadi orang

ist
Dr. Munawar A. Djalil, MA, Pegiat Dakwah dan PNS Pemerintah Aceh, tinggal di Cot Masjid, Banda Aceh 

Oleh Dr. Munawar A. Djalil, MA, Pegiat Dakwah dan PNS Pemerintah Aceh, tinggal di Cot Masjid, Banda Aceh

Dalam Surat Al-Baqarah Ayat 183 Allah SWT menjelaskan bahwa puasa yang diwajibkan bagi orang beriman di bulan Ramadhan bertujuan agar menjadi orang yang bertakwa. Orang bertakwa dalam Alquran juga disebutkan sebagai orang-orang suci/Wali Allah (Surat Yunus 62-64).

Orang suci atau orang yang bertakwa adalah yang telah mendapatkan banyak cahaya dan hidayah dari Allah SWT, diibaratkan sebagai kehidupan yang terang benderang.

Berbeda dengan kehidupan orang kafir, diibaratkan hidup dalam kegelapan, seperti dalam laut yang ada gelombang, di atasnya ada ombak, di atasnya lagi ada awan yang berlapis-lapis. Artinya Allah tidak memberikan cahaya hidayah bagi mereka.

Karenanya untuk mendapatkan manusia yang suci diperlukan upaya kuat sebagaimana diperlukan lembaga pendidikan untuk mendidik manusia intelektual, maka diperlukan pula madrasah sebagai sarana pendidikan spiritual untuk menjadi manusia bertakwa, madrasah ini tidak lain adalah Ramadhan.

Pelajaran Ramadhan

Sebagai lembaga pendidikan, Ramadhan telah menyajikan banyak ilmu dan pelajaran. Salah satu pelajaran penting, Ramadhan mengajari kita agar menjadi manusia yang ikhlas beribadah. Kata ikhlas berasal dari kata "Khalasha" yang artinya bersih atau lepas dari sesuatu, selamat atau terlepas dari bahaya.

Imama Al-Ghazali mengatakan "Semua orang celaka kecuali yang beramal dan semua amal celaka kecuali yang ihklas". Amal yang ihklas itu adalah amal yang dikerjakan semata-mata mengharap ridha Allah SWT karena cinta kepada-Nya.

Sebagai perbandingan, seorang istri yang baik melayan keperluan suaminya dengan senang hati, istri itu tidak berharap diberikan uang, atau bingkisan lainnya, juga bukan karena takut dimarahi suami, tetapi dia lakukan semua itu karena suatu kewajiban dan karena cinta kepada suami.

Oleh yang demikian, ikhlas berarti beramal semata-mata mengharap keridhaan Allah. Puasa adalah latihan supaya kita menjadi manusia ikhlas sebab puasa tidak kelihatan orang, kelelahan fisik, kelesuan, bukan menunjukan puasa saja.

Halaman
123
Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved