Breaking News:

Salam

Kita Ingin Ekonomi Juga Segera Tumbuh

Hingga sepekan setelah Hari Raya Idul Fitri 1442 H, Pelabuhan Balohan Sabang dan Pelabuhan Ulee Lheue Banda Aceh masih dipadati wisatawan

Editor: bakri
Foto Humas Pemko Banda Aceh
Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman. 

Hingga sepekan setelah  Hari Raya Idul Fitri 1442 H, Pelabuhan Balohan Sabang dan Pelabuhan Ulee Lheue Banda Aceh masih dipadati wisatawan. Setiap hari, ribuan wisatawan masuk dan keluar dari Sabang. Bahkan, wisatawan yang masuk Sabang terus bertambah. Karenanya, otoritas pelabuhan menambahkan trip pelayaran kapal ro-ro maupun kapal cepat.

Bersamaan dengan itu, pihak otoritas pelabuhan juga menerapkan protokol kesehatan (prokes) secara ketat mengingat kasus positif Covid-19 sedang meningkat. Semua penumpang dipastikan memakai masker dan menjaga jarak selama antrean tiket. Selain itu, dalam setiap pelayaran, kapal hanya boleh terisi 50 persen dari total kapasitas.

Selain objek-objek wisata Sabang, pantai-pantai dan lokasi wisata lainnya di kabupaten/kota di Aceh juga masih banyak didatangi masyarakat. Cafe-café di dalam kota juga acap disesaki warga yang kebanyakan mereka tidak menggunakan masker serta tidak menjaga jarak.

Kondisi ini menimbulkan kecemasan sejumlah kepala daerah. Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman meminta Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 untuk memperketat pengawasan protokol kesehatan  pasca libur Idul Fitri 1442 H.

Ini perlu dilakukan guna mengantisipasi potensi peningkatan kasus Covid-19 di Banda Aceh. "Bapak Presiden berulang-ulang mengingatkan agar Aceh hati-hati. Pasalnya, dalam beberapa minggu terakhir terjadi peningkatan kasus," ujar Aminullah.

Justru itulah, wali kota meminta Satgas Covid untuk memperketat pengawasan prokes. Salah satunya dengan mengintensifkan razia baik di pusat keramaian maupun di perbatasan kota. "Jangan ragu untuk bertindak tegas terhadap para pelanggar. Kita sudah punya payung hukum, mulai dari perwal, instruksi gubernur, hingga mendagri."

Aminullah pun berkali-kali mengingatkan jajarannya supaya tidak lengah. "Razia jangan kendur, agar kota kita bisa turun kasus Covid-19. Apalagi paska libur lebaran, arus balik masyarakat dipastikan meningkat. Kita jangan lengah, razia perlu diperketat, mulai dari perbatasan hingga pusat keramaian. Berkaca pada pengalaman sebelumnya, kasus Covid-19 cenderung melonjak usai liburan," kata Aminullah.

Ya, bukan hanya di Banda Aceh dan Sabang yang perlu diintensifkan pengawasan, tapi razia pelanggar prokes untuk pencegahan Covid-19 perlu dilakukan secara ketat dan kontinyu di seluruh Aceh.

Sesungguhnya, dalam situasi seperti saat ini, pemerintah dan masyarakat harus meningkatkan  bekerja sama membangkitkan optimisme seraya tetap menjaga kehati-

hatian. Lembaga legislatif kita harapkan dapat membantu pemerintah mencegah dampak negatif kekhawatiran masyarakat. Kepala daerah segera bergerak menjelaskan langkah-langkah antisipasi dan  pencegahan penularan, termasuk pengawasan sekolah yang melaksanakan belajar tatap muka.

Yang tak kalah penting adalah, komunitas masyarakat membantu menyebarkan informasi akurat, terutama untuk mencegah hoax yang sering membingungkan masyarakat terkait virus Corona.

Aceh mestinya bisa melihat sejumlah provinsi lain yang sudah berhasil “menjinakkan” Covid-19, antara lain dengan kerja keras pemerintah yang didukung sikap disiplin masyarakat. Sebab, saat ini provinsi-provinsi lain, bukan hanya menangani Corona, tapi juga sekaligus membangun kembali perekonomiannya yang tumbuh negatif sejak setahun terakhir. Toh, dalam arahan beberapa hari lalu, Presiden Jokowi sudah meminta gubernur, wali kota, dan bupati di seluruh Indonesia harus memperhatikan sektor ekonomi. Presiden minta ekonomi kita kuartal yang akan datang harus tumbuh 7 persen! Itu artinya semua harus kerja keras.

Karena itulah, penanganan Covid yang baik secara bersama-sama akan menjaga kepercayaan dunia usaha dan investor sekaligus membuat sektor wisata tumbuh dan ekonomi membaik. Jadi, ke depan, kita bukan cuma ingin melihat angka jangkitan Covid yang menurun, tapi juga bersamaan dengan itu kita ingin perekonomian Aceh ini tumbuh membaik. Aamiin.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved