Senin, 13 April 2026

Internasional

Perdana Menteri Israel Klaim Telah Hancurkan Kemampuan Militer Hamas

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengklaim telah menghancurkan kemampuan militer Hamas dan kelompok Islam lainnya di Jalur Gaza, Palestina.

Editor: M Nur Pakar
AP
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu 

SERAMBINEWS.COM, DUBAI - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengklaim telah menghancurkan kemampuan militer Hamas.

Termasuk kelompok Islam lainnya yang berada di Jalur Gaza, Palestina.

TV Al-Arabiya, Rabu (19/5/2021) melaporkan Hamas dan kelompok pendukungnya telah menembakkan lebih dari 4.000 roket ke wilayah Israel.

Netanyahu mengatakan tentaranya akan terus menghadang roket Hamas yang menargetkan wilayah sipil di Tel Aviv.

Perdana Menteri mengatakan Hamas telah membuat jaringan terowongan yang luas di Jalur Gaza.

"Hamas menyimpan senjata di dalam jaringan terowongan di Jalur Gaza," kata Netanyahu.

Kelompok itu juga menggunakan warga sipil sebagai tameng manusia, tambahnya.

Baca juga: VIDEO Mengharukan, Prosesi Pemakaman Dua Pemuda Palestina yang Ditembak Tentara Israel

Sedangkan Menteri Luar Negeri Israel Gabi Ashkenazi mengatakan tidak ada negara di dunia yang mau hidup dalam bahaya seperti itu.

Dia mengatakan Hamas menargetkan pasukan mereka sambil mengamankan masuknya bantuan kemanusiaan.

Netanyahu mengatakan pejuang Palestina telah melakukan pukulan tak terduga untuk membalas pemboman di Jalur Gaza.

Baca juga: Golkar Kecam Serangan Israel ke Palestina

Kantor Netanyahu merilis video perdana menteri.

Saat, dia berbicara di depan jet tempur F-16 di Pangkalan Angkatan Udara di Israel selatan.

"Saya tidak ragu, kami telah mengembalikannya selama bertahun-tahun," kata Netanyahu.

“Saya yakin, semua musuh kita di sekitar kita melihat harga yang telah kita kenakan untuk agresi terhadap kita," ujarnya.

"Saya yakin mereka akan belajar dari pelajaran ini,” harapnya.

Baca juga: VIDEO - Jurnalis Foto Anadolu Agency Terluka dalam Serangan Israel di Gaza

Presiden Joe Biden telah meningkatkan tekanan pada Israel untuk mengakhiri konflik dengan Palestina.

Dia menjelaskan dalam panggilan telepon dengan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, mengharapkan penurunan serangan,

Biden meminta Netanyahu untuk bergerak menuju jalan menuju gencatan senjata, menurut deskripsi Gedung Putih tentang percakapan mereka.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved