Breaking News:

Internasional

TV China Tuduh Joe Biden Didukung Yahudi Kaya AS, Alasan Mendukung Serangan Israel ke Jalur Gaza

Kedutaan Besar Israel di China memprotes apa yang digambarkannya sebagai "antisemitisme terang-terangan.

Editor: M Nur Pakar
AP
Presiden AS Joe Biden 

SERAMBINEWS.COM, BEIJING - Kedutaan Besar Israel di China memprotes apa yang digambarkannya sebagai "antisemitisme terang-terangan.

Khususnya pada program yang dijalankan oleh saluran TV negara CCTV.

Membahas kekerasan yang sedang berlangsung di Jalur Gaza, Palestina dan i tempat lain.

Dalam sebuah tweet, kedutaan mengatakan:

"Kami berharap saat teori konspirasi Yahudi mengendalikan dunia' telah berakhir, sayangnya antisemitisme telah menunjukkan wajah jeleknya lagi."

"Kami terkejut melihat antisemitisme terang-terangan diekspresikan di outlet media resmi China," kata tweet itu.

Baca juga: China Berang, AS Blokir Upaya DK PBB Akhiri Pertumpahan Darah di Jalur Gaza

Pada siaran CGTN Selasa (18/5/2021), pembawa acara Zheng Junfeng mempertanyakan dukungan AS untuk Israel.

Apakah benar-benar didasarkan pada nilai-nilai demokrasi bersama.

Beberapa orang percaya kebijakan pro-Israel AS dapat dilacak.

Khususnya pengaruh orang-orang Yahudi kaya AS.

Termasuk lobi Yahudi atas kebijakan luar negeri AS.

"Orang Yahudi mendominasi sektor keuangan dan internet di AS," kata Zheng, berbicara dalam bahasa Inggris.

“Jadi, apakah mereka memiliki lobi kuat yang dikatakan beberapa orang? Bisa jadi." katanya.

Zheng kemudian menuduh AS, saingan geopolitik utama China menggunakan Israel sebagai tempat berpijak di Timur Tengah.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved