Breaking News:

Salam

Awas, Kasus Covid Melonjak!

Catatan Pemerintah Aceh dua hari lalu (Kamis, 20/5/2021) menyebutkan, sejak 1 hingga 8 Syawal 1442 Hijriah atau sejak 13 hingga 20 Mei 2021

FOR SERAMBINEWS.COM
Ketua IDI wilayah Aceh, Dr dr Safrizal Rahman MKes SpOT 

Catatan Pemerintah Aceh dua hari lalu (Kamis, 20/5/2021) menyebutkan, sejak 1 hingga 8 Syawal 1442 Hijriah atau sejak 13 hingga 20 Mei 2021, total warga Aceh dan pendatang yang terinfeksi Covid-19 di seluruh Aceh mencapai 688 orang. Jumlah tersebut merupakan angka kumulatif kasus harian sejak hari pertama Idul Fitri (13 Mei) sebanyak 26 kasus. Hari kedua 5 kasus, hari ketiga 57, hari keempat 35, hari kelima 91, hari keenam 128, hari ketujuh 147, dan hari kedelapan (20 Mei) sebanyak 199 kasus.

Kasus kasus positif Covid yang paling menonjol pada periode tersebut terjadi di wilayah tengah Aceh, yakni Aceh Tengah 120 orang, Bener Meriah 82, Gayo Lues 70, dan Aceh Tenggara 35 orang. Berikutnya, Aceh Tamiang 10 orang, Kota Langsa 19 orang, Aceh Timur 25, Aceh Utara 22, Kota Lhokseumawe, dan Bireuen 17 orang.

 Kemudian, Pidie Jaya 21 orang, Pidie 16, Aceh Besar 25, Kota Banda Aceh 31, dan Kota Sabang 27 orang. Selanjutnya, Aceh Jaya 12, Aceh Barat 25 orang, Aceh Barat Daya 19 orang, Nagan Raya 13, Aceh Selatan 30, Kota Subulussalam 28, Aceh Singkil 22, dan Simeulue 15 orang.

Lalu, perkembangan terakhir virus Corona juga menyerang sejumlah pegawai Dnas Kesehatan Aceh hingga terpaksa melibarkan pegawai selama dua hari untuk sterilisasi kantor. Lalu, dari Aceh Jaya juga dikabarkan empat anggota polisi di satu Mapolsek juga positif terinfeksi virus Corona.

Menyusul peningkatan itu, ruang-ruang rawatan khusus pasien Covid di sejumlah rumah sakit rujukan, dalam pekan ini dilaporkan terisi penuh. Selain itu, sejumlah rumah sakit juga sudah mengetatkan kunjungan atau pembesukan. Bahkan, ada rumah sakit seperti RSUDZA Banda Aceh, sejka tiga hari lalu seudah meniadakan jam kunjungan ke pasien. Sebab, pembesukan itu juga sangat potensial menyebarkan virus.

Pengetatan penjagaan atau pencegahan Covid pun terus dilakukan pihak kepolisian. Polda mulai memberlakukan kebijakan berupa penempelan stiker bagi kendaraan yang masuk ke Aceh. Stiker itu diberikan bagi kendaraan yang penumpang di dalamnya telah melewati pemeriksaan di pos penyekatan perbatasan provinsi.

Dirlantas Polda Aceh, Kombes Pol Dicky Sondani, mengatakan, setiap penumpang arus balik Lebaran yang masuk ke Aceh akan diperiksa dan dicek, termasuk salah satunya surat swab antigen yang berlaku selama 24 jam. Setelah para penumpang diperiksa dan dinyatakan aman, baru kendaraan diizinkan masuk ke Aceh. “Kendaraan yang lewat ke Aceh langsung diberikan stiker dari Ditlantas Polda Aceh," sambung Dicky.

Meskipun penyekatan di setiap perbatasan Aceh-Sumut mulai dibuka, namun petugas di perbatasan dipastikan tetap akan melakukan pemeriksaan surat swab antigen setiap kendaran beserta penumpangnya yang akan memasuki Aceh.

Dan, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Aceh memprediksi, lonjakan kasus konfirmasi positif Covid-19 Aceh akan terus terjadi hingga dua bulan ke depan. Kondisi ini disebabkan karena semakin abainya warga dalam mematuhi protokol kesehatan, apalagi baru-baru ini terjadi pergerakan masyarakat secara lokal dalam momentum Lebaran Idul Fitri.

Ketua IDI wilayah Aceh, Dr dr Safrizal Rahman MKes SpOT, kasus Covid-19 di Aceh, per April 2021 mulai melonjak lebih besar daripada pertengahan dan akhir 2020. “Ini mengkhawatirkan kita. Barangkali ini bisa disebut sebagai gelombang kedua Covid-19. Yang menjadi korban Covid-19 gelombang kedua ini bukan hanya mereka yang belum pernah terkena, bahkan banyak yang ulangan, orang-orang yang sudah pernah menderita sebelumnya. Dalam bahasa kedokteran disebut re-infeksi.”

Dokter itu mengungkapkan kecemasannya mengenai sikap masyarakat yang semakin abai terhadap protokol kesehatana . “Ini fakta di lapangan. Saya juga memperkirakan bahwa ada kelompok masyarakat yang tidak tahu ada lonjakan kasus.” Nah?!

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved