Breaking News:

Info Politik

Ini 4 Menteri Dengan Elektabilitas Tertinggi Berdasarkan Hasil Survei ARSC

Hasil survei yang dirilis oleh lembaga Akar Rumput Strategic Consulting (ARSC) menempatkan empat Menteri Kabinet Indonesia Maju

Editor: Muhammad Hadi
WAHYU PUTRO A
Presiden Joko Widodo didampingi Wapres Maruf Amin memperkenalkan jajaran menteri Kabinet Indonesia Maju di tangga beranda Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (23/10/2019). (WAHYU PUTRO A) 

Ini 4 Menteri Dengan Elektabilitas Tertinggi Berdasarkan Hasil Survei ARSC

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Hasil survei yang dirilis oleh lembaga Akar Rumput Strategic Consulting (ARSC) menempatkan empat Menteri Kabinet Indonesia Maju, yakni Sandiaga Uno, Prabowo Subianto dan Airlangga Hartarto serta Tri Rismaharini dengan elektabilitas tertinggi dan dipercaya masyarakat bisa menjadi calon Presiden 2024.

"Sandiaga Uno memperoleh elektabilitas 25,26 persen, Prabowo Subianto 19,17 persen dan Airlangga Hartarto 9,79 persen serta Tri Rismaharini 7,69 persen," kata peneliti ARSC Bagus Balghi di Jakarta seperti dikutip dari Antara, Sabtu (22/5/2021).

Survei yang dirilis ARSC tersebut dilaksanakan pada 26 April hingga 8 Mei 2021, dan melibatkan 1.200 responden di 34 provinsi dengan usia terendah 17 tahun atau sudah memenuhi syarat sebagai pemilih.

Baca juga: Menko Airlangga Pastikan Sampai Saat Ini Penanganan Pandemi Covid-19 Sudah Sesuai Jalur

Survei dilakukan melalui telepon dengan metode penarikan sampel acak bertingkat dengan batas kesalahan "margin of error" kurang lebih 2,9 persen dan tingkat kepercayaan mencapai 95 persen.

Menanggapi hasil survei tersebut, Ketua Badan Pemenangan Pemilu DPP Partai Golkar, Maman Abdurahman mengatakan faktor pandemik COVID-19 memengaruhi penilaian publik terhadap pemilihan figur yang akan menjadi calon pemimpin di masa depan.

Oleh karena itu, menurut Maman publik akan melihat siapa yang benar-benar serius dan mengatasi pandemik COVID-19 serta upaya pemulihan ekonomi yang dilakukan.

Ia mengatakan hingga saat ini Airlangga Hartarto masih fokus dalam penanganan dan pengendalian COVID-19 serta pemulihan ekonomi Indonesia.

Baca juga: Profil Airlangga Hartarto, Ternyata Cucu Pejuang Kemerdekaan Asal Sukabumi RH Didi Sukardi

Partai Golkar, ujar dia, dari tingkat atas sampai paling bawah belum bergerak secara optimal. Hal itu dikarenakan masih melakukan konsolidasi internal di tubuh partai.

"Kami belum bergerak, ibarat-nya masih di gigi satu karena kita masih fokus konsolidasi internal partai," ujarnya.

Menurut dia, seorang calon presiden tidak dapat hanya dilihat dari faktor elektabilitas dan popularitas saja. Namun, juga bagaimana rekam jejak dan kompetensi kemampuan untuk menyelesaikan persoalan bangsa.

Baca juga: Wacana Piala Dunia 2 Tahun Sekali, 166 Federasi Mendukung dan 22 Menolak, Ini Sikap FIFA

Sementara itu, pengamat politik Airlangga Pribadi mengatakan dalam pemilihan sebelumnya, Partai Golkar kerap menjadi salah satu penentu dalam kontestasi politik.

"Golkar bisa jadi sebagai king maker dalam konteks politik. Ini perlu dipertimbangkan karena masih awal," ujarnya.

Menurutnya, dari hasil survei bisa dilihat siapa yang sudah memulai duluan dan mana yang masih pemanasan. Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno diketahui publik adalah calon presiden dan calon wakil presiden pada 2019 yang tentunya sudah lebih dulu populer.(*)

Baca juga: Gerhana Bulan Total 26 Mei, Shalat Gerhana, Shalat Sunat yang Dikuatkan Seperti Shalat Idul Fitri

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved