Breaking News:

Berita Internasional

Ratusan Mayat Terkubur Dangkal di Tepi Sungai di India, Puluhan Burung Gagak Mendekati Jasad Warga

"Di daerah ini, beberapa orang selalu membenamkan orang yang mereka cintai yang telah meninggal di sungai suci daripada mengkremasi mereka."

Editor: Ibrahim Aji
DW
Banyak mayat korban Covid-19 diduga dibuang ke Sungai Gangga India. 

Namun di wilayah yang sama, seorang pekerja bantuan lokal menceritakan kisah yang berbeda.

"Orang-orang takut untuk mengatakan yang sebenarnya," kata Abimanyu Singh, yang bekerja di kelompok nirlaba lokal bernama Nav Prakriti Jan Kalyan Sansthan, yang bekerja untuk meningkatkan akses ke pendidikan dan perawatan kesehatan bagi anak perempuan dari keluarga berpenghasilan rendah.

Baca juga: AS Berencana Pensiunkan Jet Tempur F-22 Raptor, Ini Alasan dan Calon Penggantinya

"Tempat kremasi lokal kami biasanya digunakan untuk satu atau dua pemakaman sehari. Sekarang ada 35 sampai 40."

Singh mengatakan, penjual kayu telah menaikkan harga kayu bakar dua kali lipat lebih dari biasanya.

Orang-orang yang mampu mengkremasi jenazah orang yang mereka cintai masih melakukannya.

Tapi banyak yang tidak bisa, katanya, jadi mereka membenamkan tubuh langsung ke sungai.

"Sulit untuk mengetahui siapa yang sekarat karena COVID di sini dan siapa yang tidak," tambahnya. "Orang-orang di sini jarang mencari perawatan medis."

Wilayah-wilayah yang dimaksud tersebut tidak lain adalah kawasan-kawasan pedesaan India, tepatnya yang berada di sekitar Sungai Gangga.

Baca juga: Tidak Mengenakan Masker, Pengendara Ini Malah Pukul Petugas Saat Terjaring Razia

Jumlah korban meninggal di sana, meski belum bisa dipastikan karena Covid-19, bertambah banyak seiring banyaknya para buruh yang kembali dari kota besar.

Para buruh ini sendiri kembali setelah terjadinya lockdown pada akhir Maret hingga awal April lalu yang membuat mereka kehilangan pekerjaan.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved