Breaking News:

Berita Internasional

Ratusan Mayat Terkubur Dangkal di Tepi Sungai di India, Puluhan Burung Gagak Mendekati Jasad Warga

"Di daerah ini, beberapa orang selalu membenamkan orang yang mereka cintai yang telah meninggal di sungai suci daripada mengkremasi mereka."

Editor: Ibrahim Aji
DW
Banyak mayat korban Covid-19 diduga dibuang ke Sungai Gangga India. 

Namun, meski warga desa terus menyangkal, faktanya saat kota-kota besar menerapkan penguncian pada awal penyebaran Covid-19 pada 2020, jumlah kasus Covid-19 di desa-desa melonjak setelah para buruh kembali dari kota.

"Setiap rumah ketiga di sini sekarang memiliki setidaknya satu orang dengan gejala mirip Covid, tetapi mereka tidak dapat dites," kata Saurav Kumar, seorang pekerja teknologi berusia 30 tahun di New Delhi yang kini berada di sebuah desa di negara bagian Bihar bagian timur.

Selama sebulan terakhir, Kumar berkeliling dari rumah ke rumah dengan ponsel cerdasnya, membantu orang mencari tempat tidur rumah sakit dan mendaftar untuk janji vaksinasi.

Baca juga: Bertambah111 Kasus Baru, Begini Grafik Perkembangan Covid-19 di Lhokseumawe Periode 1-22 Mei 2021

Distriknya di Champaran Barat, rumah bagi sekitar 4 juta orang, hanya memiliki tiga rumah sakit--dengan total 210 tempat tidur yang dialokasikan untuk pasien virus corona--dan hampir semuanya penuh, katanya.

Melalui survei yang dilakukan lewat telepon, dia menemukan ada kurang dari 10 tempat tidur yang tersedia setiap hari.

"Dan jika situasi Anda lebih buruk, dan Anda membutuhkan perawatan intensif atau ventilator atau plasma, itu tidak tersedia sama sekali," keluh Kumar.

Salah satu rumah sakit setempat memang memiliki dua atau tiga ventilator, tetapi tidak ada teknisi yang tahu cara menggunakannya, katanya.

Baca juga: Diduga Alami Serangan Jantung Akibat Kelelahan Bersepeda, Pria 62 Tahun Meninggal Dunia

Ya, virus itu sekarang mungkin berpindah dari kota-kota besar dan ke pedesaan India--di mana pengujian kurang meluas dan perawatan medis bahkan lebih sulit ditemukan.

Seberapa besar dampak Covid-19 di area seperti itu sulit diukur.

"Pedesaan India akan menjadi tantangan besar dibandingkan dengan apa yang telah kita lihat di perkotaan India," kata Dr Satchit Balsari, asisten profesor pengobatan darurat di Harvard Medical School, kepada panel Asia Society minggu ini.

"Jadi kita harus mencari cara untuk mengambil tindakan sederhana--mulai dari pengobatan yang tepat hingga vaksinasi--untuk memberikan respon yang baik."(*)

Artikel ini sudah tayang di Intisari dengan judul "'Sulit untuk Tahu Siapa yang Sekarat di Sini', Wilayah Baru Ini Diramal akan Jadi Kuburan Massal Covid-19 India Berikutnya, Bahkan Lebih Buruk karena Kondisi Ini"

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved