Breaking News:

Jurnalisme Warga

Mengenal BPN dan Loketnya untuk Memudahkan Urusan

SAAT ini Aceh memiliki 23 kantor badan pertanahan nasional (BPN) kabupaten/kota. Seluruh kantor BPN tersebut sudah menerapkan Zona Integritas (ZI)

Mengenal BPN dan Loketnya untuk Memudahkan Urusan
FOR SERAMBINEWS.COM
SITI RAHMAH, S.H., M.Kn, Notaris/PPAT dan Agen Perubahan BPN Aceh Besar, melaporkan dari Cot Irie Aceh Besar

OLEH SITI RAHMAH, S.H., M.Kn, Notaris/PPAT dan Agen Perubahan BPN Aceh Besar, melaporkan dari Cot Irie Aceh Besar

SAAT ini Aceh memiliki 23 kantor badan pertanahan nasional (BPN) kabupaten/kota. Seluruh kantor BPN tersebut sudah menerapkan Zona Integritas (ZI). Malah mereka kini sedang berusaha untuk dapat mewujudkan kantor-kantor BPN menjadi wilayah bebas korupsi (WBK) dan tentu saja bebas dari tindakan pungutan liar (pungli).

Nah, masyarakat sudah saatnya segera mengurus semua tanah yang belum terdaftar. Langsung saja pergi ke kantor BPN, karena saat ini hampir di setiap kantor BPN menawarkan kemudahan dan inovasi.

BPN saat ini sudah lebih banyak berubah sejak menterinya dijabat oleh Dr Sofyan A Djalil SH, MA, MALD. Putra Aceh Timur kelahiran 23 September 1953 ini sudah dua periode menjadi Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR) pada masa kepemimpinan Presiden Jokowi. Laporan tentang berbagai terobosannya bisa dilihat di banyak media. Sebagai orang Aceh, kita ikut bangga. BPN Aceh pun kini juga diisi oleh orang-orang yang berkualitas dan memiliki sumber daya manusia (SDM) yang luar biasa. Kakanwil BPN Aceh misalnya, saat ini dipimpin oleh Bapak Dr Agustyarsyah MP.

Beliau pernah menjabar Kepala BPN Kabupaten Bogor yang memiliki target pendaftaran tanah sistematis lengkap (PTSL) terbesar nasional pada tahun 2019, yakni 100.000 bidang. Beliau menciptakan banyak inovasi dan aplikasi di BPN Kabupaten Bogor. Saya juga penasaran dengan lemari arsip robotik ciptaannya untuk pengamanan buku tanah. Ini langkah sangat luar biasa dalam pengamanan arsip.

Dari sekian banyak prestasinya, yang paling keren, menurut saya, adalah beliau membuka beberapa perwakilan kantor pertanahan untuk menjangkau seluruh daerah di Kabupaten Bogor. Kantor perwakilan pasti sangat dibutuhkan oleh kantor BPN yang memiliki banyak desa. Aceh juga butuh terobosan seperti ini untuk kantor-kantor BPN yang memiliki wilayah yang luas, semisal Aceh Besar dan Aceh Utara. Di Aceh Besar sendiri saat ini sudah ada satu kantor perwakilan untuk layanan, letaknya di Lambaro. Saya yakin, dengan prestasinya tersebut membuat BPN di seluruh Aceh semakin baik pelayanannya.

Pada acara sosialisasi yang diikuti oleh pejabat pembuat akta tanah (PPAT) seluruh Aceh, beliau mengatakan, “Saya tidak ingin memelihara bayi tua.” Jadi, beliau menggeser posisi-posisi pegawai yang tidak bekerja sesuai target dan harapan. Tak heran jika saat ini lebih banyak anak muda yang energik di kantor BPN. Semasa kepemimpinanya pula BPN wilayah menciptakan aplikasi “Si Pemanah” yang merupakan respons cepat pengaduan. Dalam praktiknya, setiap pengaduan yang masuk langsung direspons dalam waktu 1x24 jam.

Apabila dalam 1x24 jam pengaduan yang masuk belum direspons, maka akan menjadi catatan dan penilaian bagi kepala kantor pertanahan setempat. Saat ini Aceh Besar juga memiliki aplikasi pengaduan yang diberi nama Lampian, singkatan dari lampiaskan masalah Anda. Jika ada masalah, lapor melalui aplikasi ini, maka masalah Anda akan segera direspons.

Dengan terobosan yang sudah dilakukan oleh BPN, mari segera mengurus sertifikat sendiri ke kantor BPN. Untuk memudahkan pembaca sekalian, saya akan memperkenalkan loket apa saja yang ada di kantor BPN saat ini, untuk memudahkan kita berurusan. Berdasarkan Peraturan Kepala BPN Nomor 3 Tahun 2010 tentang Loket Pelayanan Pertanahan, setiap kantor BPN wajib dilengkapi dengan loket pelayanan. Loket pelayanan tersebut berfungsi memberikan pelayanan informasi, pelayanan administrasi, pelayanan pengaduan, dan pelayanan keuangan.

Loket informasi tugasnya memberikan informasi untuk pendaftaran tanah, terkait dengan pelayanan yang ada di kantor pertanahan. Petugasnya memberikan informasi terkait pendaftaran. Jika masyarakat ingin tahu tentang syarat, format, dan formulir, mereka bisa mendapatkannya di loket informasi. Berikutnya, loket administrasi atau lebih dikenal dengan loket pendaftaran.

Halaman
12
Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved