Rabu, 6 Mei 2026

Kedubes AS di Palestina

Amerika Serikat Berencana Buka Kembali Kedubes di Palestina, Begini Respons Raja Yordania

Menurut Blinken, pembukaan kembali Kedubes AS itu dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap Palestina.... 

Tayang:
Editor: Eddy Fitriadi
AFP/Yousef ALLAN / Istana Kerajaan Yordania
Raja Yordania Abdullah II, Raja Bahrain Hamad bin Isa Al-Khalifa (tengah), dan Syekh Mohamed bin Zayed Al-Nahyan dan Putra Mahkota Abu Dhabi dan wakil komandan tertinggi Angkatan Bersenjata UEA, melakukan pertemuan puncak trilateral di Abu Dhabi, Rabu (18/11/2020). 

SERAMBINEWS.COM - Amerika Serikat (AS) berencana akan membuka kembali kedutaan besar (Kedubes) Amerika Serikat di Yerusalem, Palestina.

Merespons hal itu, Raja Yordania Abdullah mengatakan kepada Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken, Rabu (26/5/2021) bahwa dirinya menyambut baik langkah AS itu.

Melansir Reuters, namun Blinken mengatakan akan dibutuhkan waktu untuk melaksanakan langkah itu.

Rencana tersebut ia umumkan pada hari Selasa selama perjalanan perdananya di Timur Tengah dalam upaya mengkonsolidasikan gencatan senjata untuk mengakhiri pertempuran terburuk dalam beberapa tahun antara Israel dan gerilyawan Palestina. 

Konsulat Yerusalem telah berfungsi sebagai kedutaan de facto untuk Palestina sampai mantan Presiden Donald Trump menutupnya pada 2019.

Blinken juga mengatakan bahwa Raja Yordania, yang dinasti Hashemitnya memiliki hak asuh atas situs-situs suci Muslim dan Kristen di Yerusalem, telah memainkan peran penting dalam memperantarai kesepakatan untuk mengakhiri pertempuran.

Dia lebih lanjut mengatakan bahwa bantuan telah mulai berdatangan di Jalur Gaza sebagai bagian dari upaya untuk membantu rekonstruksi di daerah-daerah kantong yang hancur, yang diperintah oleh kelompok Islam Palestina Hamas.

Blinken sebelumnya memang mengatakan negaranya berencana untuk membuka kembali kedutaan besarnya di Yerusalem, Palestina. 

Menurut Blinken, pembukaan kembali Kedubes AS itu dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap Palestina. 

"Itu cara penting bagi negara kami untuk terlibat dan memberikan dukungan kepada rakyat Palestina," ujarnya.

Diketahui, pada 2017, Donald Trump sempat mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel. Bahkan Trump sempat berencana memindahkan kedutaan besar AS dari Tel Aviv ke Yerusalem.(*)

Artikel ini telah tayang di kontan.co.id dengan judul ‘AS berencana buka kembali kedubes di Palestina, Raja Yordania sambut baik'

Sumber: Kontan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved