Breaking News:

Info BRINS Aceh

Industri Asuransi Gencar Berinovasi, BRI Insurance Lakukan ini

Saat ini asuransi sudah menjadi kebutuhan oleh sebagian besar masyarakat baik untuk golongan kecil, menengah maupun atas

ist
Kepala Imigrasi Kelas I TPA Banda Aceh, Telmaizul Syatri berdiskusi dengan Ashar (BRINS Banda Aceh) diruang kerja Kantor Imigrasi Banda Aceh di Jalan Daud Beurueh Banda Aceh, Kamis (27/05) 

Industri Asuransi Gencar Berinovasi, BRI Insurance Lakukan ini!

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Saat ini asuransi sudah menjadi kebutuhan oleh sebagian besar masyarakat baik untuk golongan kecil, menengah maupun atas. Kebutuhan akan perlindungan sudah semakin tinggi seiring dengan perkembangan zaman yang disertai dengan perkembangan teknologi.

Asuransi dalam hal ini juga mulai merespon kebutuhan apa yang dibutuhkan oleh masyarakat, Perusahaan-perusahaan asuransi juga berlomba-lomba membuat kemudahan-kemudahan yang ditawarkan kepada calon customer-nya.

Telmaizul Syatri memperlihatkan salah satu aplikasi asuransi yang telah diunduh di ponselnya.
Telmaizul Syatri memperlihatkan salah satu aplikasi asuransi yang telah diunduh di ponselnya. (ist)

Secara dominan saat ini, asuransi berkembang dengan inovasi dalam aspek digital. Melalui digitalisasi, saluran pemasaran produk lebih cepat dan mudah serta riwayat pengajuan asuransi sampai dengan klaim tercatat dengan baik dalam aplikasi yang dapat di unduh dalam posel.

Hal tersebut disampaikan Ashar, Pemimpin Cabang BRI Insurance Aceh dalam diskusi dengan Telmaizul Syatri, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Banda Aceh saat ditemui di kantornya, Kamis (27/05).

Saat ini asuransi mobil misalnya sudah bisa bebas memilih manfaat perlindungan sesuai kebutuhan misalnya luas jaminan, periode asuransi satu bulan pun bisa dan seterusnya, tinggal utak-atik di handphone, ujar Ashar.

Telmaizul juga menyampaikan, inovasi-inovasi yang berkembang tentunya memudahkan masyarakat yang saat ini semakin lama semakin terbatas untuk langsung ke kantor perusahaan asuransi.

Saat ini juga, banyak objek yang harusnya diasuransikan belum terakses asuransi. Mungkin edukasi masyarakat maupun perusahaan asuransi sendiri masih perlu ditingkatkan. Kan sayang kalau sudah musibah baru tahu kalau ternyata belum diasuransikan, Pungkas Telmaizul.(*)

Editor: iklan@serambinews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved