Breaking News:

Berita Internasional

Jumlah Kematian Tak Berkurang, Perusahaan Ini Tetap Gaji Karyawannya yang Meninggal karena Corona

Pada gelombang kedua ini, rumah sakit kehabisan tempat tidur perawatan kritis, obat-obatan, dan oksigen tambahan.

Editor: Ibrahim Aji
AP
Seorang pasien Covid-19 menunggu untuk menerima oksigen di luar bangsal darurat rumah sakit 

Pada gelombang kedua ini, rumah sakit kehabisan tempat tidur perawatan kritis, obat-obatan, dan oksigen tambahan.

SERAMBINEWS.COM, NEW DELHI - Angka kematian akibat Covid-19 di India masih tinggi.

Hal itu membuat Negeri Hollywood tersebut berada dalam krisis.

Meski jumlah infeksi harian di India telah berkurang setengahnya dari puncak lebih dari 400.000 dua minggu lalu menjadi 208.000, tetapi jumlah kematian tidak berkurang.

Pada gelombang kedua ini, rumah sakit kehabisan tempat tidur perawatan kritis, obat-obatan, dan oksigen tambahan.

Beberapa bagian India telah diisolasi selama lebih dari sebulan untuk memutus rantai infeksi.

Penguncian telah membantu mengurangi jumlah kasus dan mengurangi tekanan pada jaringan perawatan kesehatan.

Baca juga: Peringatan Bagi Wanita, Sindrom Ini Ternyata Bisa Meningkatkan Risiko Terinfeksi Virus Corona

Para ilmuwan memperkirakan situasi akan membaik secara bertahap hingga awal Juli.

Di tengah krisis yang tengah berlangsung tersebut, beberapa perusahaan India masih berbaik hati kepada keluarga karyawan yang meninggal karena Covid-19.

Melansir Fortune.com, beberapa perusahaan terbesar di India berjanji untuk memperhatikan keluarga karyawan yang telah meninggal karena Covid-19.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved