Breaking News:

Mata Uang Digital

Iran Larang Penambangan Bitcoin, Teheran dan Sejumlah Kota Besar Alami Pemadaman Listrik

Presiden Hassan Rouhani mengatakan pabrik penambangan bitcoin tanpa izin telah menyebabkan terjadinya krisis listrik di negara itu.

Editor: Zaenal
Facebook LẮP ĐẶT PHÒNG NET - Tin Học Ngôi Sao
Penampakan sebuah warung internet di Vietnam yang merugi karena hantaman Covid-19, diubah menjadi tambang mata uang kripto (cyrptocurrency). Foto dipublish di Facebook milik toko komputer LẮP ĐẶT PHÒNG NET - Tin Học Ngôi Sao pada 9 Februari 2021. 

Para ahli mengatakan Iran telah menggunakan cryptocurrency sebagai sarana untuk menghindari sanksi yang dijatuhkan oleh Washington atas program nuklirnya, dengan China sebagai investor utama.

Penambangan aset kripto diakui di Iran untuk pertama kalinya pada tahun 2019, setelah itu rezim perizinan ditetapkan untuk mengidentifikasi penambang resmi yang membayar listrik dan menjual bitcoin yang ditambang ke bank sentral Iran.

Ribuan penambangan ilegal telah ditutup dalam dua tahun terakhir.

Pada bulan Januari tahun ini, pabrik penambangan cryptocurrency utama yang dioperasikan bersama oleh orang Iran-Cina ditutup di provinsi tenggara Kerman.

Itu terjadi setelah video viral menunjukkan ribuan mesin bitcoin yang beroperasi di fasilitas di kota Rafsanjan Kerman, menggunakan 175MW listrik dari total 600 MW yang dialokasikan untuk semua pabrik cryptocurrency di negara tersebut.

Baca juga: Perusahaan Pembayaran Kripto Ingin Antarkan Afrika ke Era Digital Baru, Bitcoin Jadi Alat Pembayaran

Baca juga: AS Embargo Iran, Teheran Cari Uang Dengan Tambang Uang Kripto Untuk Atasi Krisis Ekonomi Negaranya

Bitcoin Kenapa Ditambang?

Aktivitas penambangan Bitcoin melanda sejumlah negara seiring dengan semakin berkembangnya mata uang digital.

Mata uang kripto ini diprediksi akan menjadi alat transaksi di masa depan, menggantikan mata uang fisik (logam dan kertas).

Untuk diketahui atau mata uang digital atau cryptocurrencies merupakan alat tukar yang cara transaksinya dilakukan secara virtual atau melalui internet.

Ada ribuan jenis mata uang digital yang saat ini beredar di dunia maya.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved