Breaking News:

Jurnalisme Warga

Lezatnya Kelapa Muda Bakar Meulaboh

Menjelang dan saat Hari Raya Idulfitri 1442 Hijriah banyak perantau asal Aceh Barat yang pulang kampung ke Meulaboh, baik yang dari Banda Aceh

Lezatnya Kelapa Muda Bakar Meulaboh
FOR SERAMBINEWS.COM
MUKHSINUDDIN, M.M., Koordinator Forum Aceh Menulis (FAMe) Chapter Meulaboh, melaporkan dari Meulaboh, Aceh Barat

OLEH MUKHSINUDDIN, M.M., Koordinator Forum Aceh Menulis (FAMe) Chapter Meulaboh, melaporkan dari Meulaboh, Aceh Barat

Menjelang dan saat Hari Raya Idulfitri 1442 Hijriah banyak perantau asal Aceh Barat yang pulang kampung ke Meulaboh, baik yang dari Banda Aceh, Lhokseumawe, Aceh Timur, Aceh Tengah, Subulussalam, maupun dari wilayah barat dan selatan Aceh.

Di samping bersilaturahmi dengan sanak saudaranya, mereka juga menikmati objek-objek wisata yang ada di ibu kota Kabupaten Aceh Barat ini. Banyak pula di antara mereka yang tidak lupa menikmati kuliner yang ada di Meulaboh.

Sejauh yang saya amati, tahun ini banyak pula pemudik yang mengkhususkan diri untuk menikmati kuliner berupa kelapa muda bakar yang terkenal di Kota Meulaboh. Tempatnya begitu sederhana, tapi teduh, di pinggir  jalan besar Meulaboh-Banda Aceh. Tak jauh dari pusat Kota Meulaboh.

Para penikmat kelapa muda bakar ini tergolong ramai, baik siang, sore, bahkan malam hari. Indikasinya, terlihat saban hari hingga malam berjejer banyak mobil dan sepeda motor di pinggir jalan dekat tempat penjualan kelapa bakar tersebut.

Memang, kelapa muda bakar ini sudah cukup familier di kalangan warga Meulaboh. Namun, dengan adanya momen Idulfitri dan banyak perantau yang pulang kampung, sehingga semakin  banyak penikmat kelapa muda bakar tersebut.

Untuk mendapatkan kelapa muda bakar ini sangatlah muda. Setiap pengunjung yang baru tiba langsung bisa memesan kepada pelayan warung. Setelah menunggu sekitar 20 menit, kelapa muda bakar yang dipesan sudah tersedia di atas meja.

Sambil menunggu pesanan tiba, pengunjung bisa melihat langsung bagaimana proses pembakaran kelapa muda. Yang terlihat, pembakaran dilakukan di dalam sebuah drum besar. Di bawahnya  dinyalakan kayu bakar, sedangkan di atasnya penuh dengan kelapa muda.

Apabila kulitnya sudah hangus dan hitam, berarti kelapa muda itu sudah masak. Namun, tidak langsung disajikan. Ada tiga tahap perlakuan terhadap kelapa muda bakar tersebut. Pertama, membersihkan arangnya, kedua mengupas atau membuka dengan parang bagian atasnya, lalu yang ketiga memasukkan sejumlah rempah ke dalamnya.

Sejauh yang saya perhatkan, memang butuh waktu untuk memproses pembakaran kelapa muda bakar ini. Bukan saja karena pemesannya banyak, melainkan juga karena setelah dibakar dan dibuka lebih dulu bagian atasnya, lalu ditambahkan ke dalam kelapa gula aren, jahe, serai, cengkih, kayu manis, bahkan madu.

Halaman
123
Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved