Breaking News:

Berita Langsa

Satgas Covid-19 Tepis Isu di Medsos Bahwa Kota Langsa Zona Merah Corona, M Husin: Itu Hoax

Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Langsa menepis isu hoax yang beredar di tengah masyarakat bahwa Kota Langsa zona merah.

Penulis: Zubir | Editor: Saifullah
SERAMBINEWS.COM/ZUBIR
Jubir Satgas Covid-19 Kota Langsa, M Husin, SSos, MM. 

Kalau di desa itu ada pasien positif Covid-19 lebih dari 5 rumah sudah dikatakan zona merah. 

Baca juga: Disengat Tawon, Lima Warga Batee Linteung Dilarikan ke Puskesmas, BPBD Sigap Bakar Sarang

Baca juga: PSSI Sebut Dua Klub Liga 1 Tak Jadi Ubah Nama, Cilegon United menjadi Rans Cilegon FC

Baca juga: Erdogan Gulingkan Tiga Gubernur Bank Sentral, Lira Turki Jebol ke Titik Terendah

“Namun status zona merah hanya di desa itu,” papar Jubir Satgas Covid-19, M Husin, SSos, MM.

“Kadang kala munculnya berita hoax, menghitung sendiri. Tanpa ada dasar, lalu digembar-gemborkan di media sosial sehingga daerah dirugikan,” tukasnya.

"Artinya mengambil suatu keputusan tanpa ada dasar, sehingga masyarakat juga dirugikan. Maka berhentilah menyebarkan berita hoax, di Langsa masih berstatus orange," tegas M Husin.  

Sementara itu, sebut Plt Kadiskominfo Langsa ini, estimasi grafik di Kota Langsa saat ini, kasus Covid-19 masih bergerak naik dan bergerak turun. 

Sedangkan kasus warga yang meninggal meningkat, dan tercatat sampai hari ini warga Langsa meninggal akibat positif sudah 28 orang. 

Baca juga: Final Liga Champions, Sanjung Pep Guardiola, Tuchel: Mereka Tim Paling Kuat di Eropa dan Dunia

Baca juga: Arab Saudi Peringatkan Ancaman Teroris, Manfaatkan Krisis Pandemi Covid-19, Targetkan Senjata Nuklir

Baca juga: Aguero Ungkapkan Syarat Gabung Barcelona, Klub Harus Pastikan Messi Teken Kontrak Dulu

Jadi masyarakat bisa melihat sendiri, bahwa kasus Covid-19 memang benar adanya.

Tugas Gugus Tuga bersama pemerintah dan TNI/Polri terus mengedukasi dan meyakinkan masyarakat bahwa bahaya Covid-19 ini benar adanya.

"Kita terus mengingatkan masyarakat agar tetap menerapkan Protokol Kesehatan, yakni mencuci tangan, menjaga jarak, memakai masker, menghindari kerumunan, dan lainnya," tuturnya.

Terkait acara pesta, menurut M Husin, Gugus Tugas dan pemerintah masih dalam pembahasan.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved