Breaking News:

Berita Lhokseumawe

Usai Dibersihkan, Jalan Lintas Pantai Ujong Blang Lhokseumawe Kembali Normal

Jika badan jalan tidak dibersihkan maka berdampak pada aktifitas lalu lintas kendaraan yang melintas di jalan tersebut.

Penulis: Zaki Mubarak | Editor: Taufik Hidayat
Serambinews.com
Pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Lhokseumawe mengerahkan satu unit alat berat greder untuk membersikan pasir yang menutupi Jalan Lintas Ujong Blang, dengan ketebalan sekitar 60 centimeter, pada Sabtu (29/5/2021). 

Sesuai informasi yang dihimpun, Kamis (27/5/2021) kalau ombak besar mulai terjadi sekitar pukul 09.00 WIB.

Hingga air laut yang ikut membawa sampah-sampah, melewati pondok-pondok pedagang hingga ke badan jalan. 

“Terparah di kawasan perbatasan  Hagu Selatan dan Hagu Tengoh. Selain sampah, pasir juga memenuhi badan jalan. Membuat jalan macet total. Bila ada sepeda motor yang mau melintas, maka harus kami dorong," ujar Ketua Rapi Lhokseumawe Ridwan.

Namun menurutnya, sekitar pukul 11.30 WIB, kondisi ombak mulai normal, air laut yang memenuhi badan jalan mulai surut.

 "Selanjutnya kami bersama warga membersihkan sampah-sampah di pinggir jalan hingga siang hari," katanya.

Baca juga: Galeri Kopi Indonesia Aceh Tengah Alami Penurunan Pendapatan Drastis Akibat Pandemi

Baca juga: VIDEO Viral Rekaman Terakhir Ayah Tenangkan Putrinya saat Rudal Israel Gempur Jalur Gaza

Baca juga: Meski Tak Diundang ke Acara Partai, Ganjar Pranowo: Mbak Puan Komandan Tempur Saya

Sementara itu, PJ Keuchik Hagu Barat Laut, Ibnu Agus, menyebutkan, akibat banjir rob, hanya satu bangunan pondok yang roboh. 

"Yakni satu bangunan milik  Rimbun. Dari tiga bangunan milik Rimbun, cuma satu bangunan yang roboh, yakni bangunan yang berada paling dekat dengan tepi laut. Ukurannya sekitar 13 kali enam meter," katanya.

Disamping juga ada kerusakan meja dan kursi di pondok-pondok lainnya.

Sekdes Desa Ujong Blang, Fahmi menyebutkan, untuk wilayah desanya tidak ada bangunan pondok yang roboh.

"Cuma air laut sempat mengenangi di bagian pondok. Serta banyak peralatan pedagang yang rusak seperti meja dan kursi," paparnya.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved