Breaking News:

Berita Aceh Barat

Ini Wasiat Abu Usman Teuga untuk Anaknya, Harus Rampungkan Pembangunan Masjid di Peulanteu

Tempat ibadah bernama Masjid Baitul Mukarramah itu berukuran cukup besar dengan luasnya di atas 100 meter x 100 meter.

Penulis: Sa'dul Bahri | Editor: Saifullah
Serambi Indonesia
Warga membawa jenazah Abu Usman Teuga usai dishalatkan di Masjid Tamaddun, Drien Rampak, sebelum kemudian langsung dibawa dengan ambulan menuju ke pemakamannya di Peulanteu, Kecamatan Bubon, Kabupaten Aceh Barat, Sabtu (29/5/2021). 

Laporan Sa'dul Bahri | Aceh Barat

SERAMBINEWS.COM, MEULABOH – Almarhum H Abu Usman Nurul Fauzi atau yang dikenal Abu Usman Teuga dan Abu Usman Peulanteu meninggalkan wasiat untuk menyelesaikan pembangunan masjid terbesar di Asia yang terletak di Peulanteu, Kecamatan Bubon, Kabupaten Aceh Barat.

Tempat ibadah bernama Masjid Baitul Mukarramah itu berukuran cukup besar dengan luasnya di atas 100 meter x 100 meter.

Kini masjid tersebut telah berdiri pondasi dan tiangnya yang telah selesai dibangun belakangan ini.

Menurut informasi dari M Abiet (Abu Muda), anak kandung dari Abu Usman Teuga, bahwa besarnya Masjid Baitul Mukarramah tersebut mencapai 200 meter x 200 meter.

Abu Usman Teuga yang merupakan Pimpinan Dayah Darul Aman Peulanteu sekaligus pemakarsa pembangunan tersebut kini telah meninggal dunia dalam usia 102 tahun pada Sabtu (29/5/2021) sekitar pukul 15.30 WIB.

Baca juga: Begini Kronologi TNI AL Gagalkan Penyelundupan 1 Kg Sabu di Sumut, Sempat Kejar-kejaran di Laut

Baca juga: Final Liga Champions, Man City vs Chelsea, Pep Guardiola Akui Bingung Pilih Starting Eleven

Baca juga: Alhamdulillah, Kasus Positif Covid-19 di Kota Langsa Turun, Kini Tersisa 36 Orang

Sebelum Abu Usman meninggal, ia mewasiatkan agar pembangunan Masjid tersebut dapat diteruskan.

 “Semasa hidup beliau (Abu Usman Teuga), telah mewasiatkan kepada kami untuk menerus pembangunan Masjid Baitul Mukarramah Peulanteu sampai selesai,” ungkap M Abiet (Abu Muda), putra Kandung dari Abu Usman Teuga kepada Serambinews.com, Sabtu (29/5/2021), saat ditemui di rumah duka di Jalan Cot Lawang, Desa Drien Rampak, Kecamatan Johan Pahlawan.  

Terkait untuk meneruskan pembangunan masjid terbesar di tingkat Asia tersebut, ia belum menjelaskan terhadap pelaksanaan untuk merampungkan masjid itu.

Sementara jenazah Abu Usman Teuga dishalatkan usai pelaksanaan Shalat Magrib di Masjid Tamaddun, Desa Drien Rampak.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved