Breaking News:

Internasional

Orang Kuat Libya Khalifa Haftar Poles Citra Politiknya Jelang Pemilu, Seusai Kalah di Medan Perang

Orang kuat Libya Khalifa Haftar memoles citra politiknya menjelang pemilu Desember 2021.

Editor: M Nur Pakar
AFP
Orang kuat Libya, Jenderal Khalifa Haftar 

Dia ingin membangun basis kekuatannya di sekitar kota kedua Libya, Benghazi, tempat lahirnya pemberontakan yang didukung NATO tahun 2011 yang menggulingkan dan menewaskan Qaddafi.

Dia menemukan sekutu di antara suku-suku kuat di kawasan itu, yang menyediakan banyak tenaga untuk berbagai serangan Haftar.

Tapi hari ini, Haftar telah kehilangan basis dukungannya, menurut analis Libya, Mahmoud Khalfallah.

Namun, dua tahun sejak Tentara Nasional Libya melancarkan serangan untuk menggulingkan pemerintah persatuan yang didukung Turki di Tripoli, kondisinya sudah sangat berbeda.

Gencatan senjata resmi Oktober 2020 lalu menggerakkan proses yang dipimpin PBB yang mengarah pada pembentukan pemerintahan sementara.

Dengan tugas menyatukan lembaga-lembaga negara yang terpecah, meluncurkan upaya rekonstruksi dan mempersiapkan pemilihan Desember 2021.

Haftar tetap tidak menonjolkan diri selama pembicaraan..

Tetapi dalam beberapa pekan terakhir ia kembali melakukan demonstrasi publik.

Dengan berjanji untuk membangun tiga kota baru dan ribuan unit perumahan untuk keluarga "para martir".

"Dia tidak lagi menikmati dukungan yang tak terbantahkan dari suku-suku, yang menyalahkannya karena melibatkan putra-putra mereka dalam perang di mana banyak yang mati sia-sia," tambah Khalfallah.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved