Breaking News:

Internasional

Orang Kuat Libya Khalifa Haftar Poles Citra Politiknya Jelang Pemilu, Seusai Kalah di Medan Perang

Orang kuat Libya Khalifa Haftar memoles citra politiknya menjelang pemilu Desember 2021.

Editor: M Nur Pakar
AFP
Orang kuat Libya, Jenderal Khalifa Haftar 

Gencatan senjata resmi Oktober 2020 lalu menggerakkan proses yang dipimpin PBB yang mengarah pada pembentukan pemerintahan sementara.

Dengan tugas menyatukan lembaga-lembaga negara yang terpecah, meluncurkan upaya rekonstruksi dan mempersiapkan pemilihan Desember 2021.

Haftar tetap tidak menonjolkan diri selama pembicaraan..

Tetapi dalam beberapa pekan terakhir ia kembali melakukan demonstrasi publik.

Dengan berjanji untuk membangun tiga kota baru dan ribuan unit perumahan untuk keluarga "para martir".

"Dia tidak lagi menikmati dukungan yang tak terbantahkan dari suku-suku, yang menyalahkannya karena melibatkan putra-putra mereka dalam perang di mana banyak yang mati sia-sia," tambah Khalfallah.

"Dia tahu mereka tidak lagi mempercayainya dan mereka tidak akan menyerahkan putra mereka lagi untuk perang lagi," ujarnya.

Baca juga: Menlu Libya Puji Italia, Harapkan Bantu Stabilitas dan Minta Dukungan Internasional Jelang Pemilu

Meskipun beberapa pertemuan dengan para pemimpin suku dalam upaya mendapatkan kembali dukungan, Haftar dihadapkan pada masalah pembangkangan yang serius, menurut spesialis Libya, Jalel Harchaoui.

“Keuangannya telah mengering dan harapannya untuk perluasan wilayah di barat telah diblokir,” tambah Harchaoui.

Bahkan sekutu asing Haftar semakin waspada dan mendukung pemerintahan sementara yang baru, kata Khalfallah.

"Sponsor asingnya ... telah memahami bahwa proses politik, satu-satunya solusi yang mungkin" ntuk melindungi kepentingan mereka di Libya," katanya.

Haftar telah memainkan peran yang kontroversial tetapi penting di Libya sejak negara itu mengalami kekacauan setelah penggulingan Qaddafi.

Sebelum kampanye untuk merebut Tripoli, ia meluncurkan operasi yang sukses pada Mei 2018 untuk mengusir milisi Islam dari kota Derna di timur.

Diikuti oleh operasi lainnya pada 2019 di selatan gurun yang kaya minyak.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved