Breaking News:

Opini

Nasir Azis, Pembina Entrepreneur yang Saleh

Profesor Nasir Azis SE, MBA, PhD dipanggil Ilahi menghadap-Nya pada 29 Mei 2021 pagi di Banda Aceh dalam usia 55 tahun

Nasir Azis, Pembina Entrepreneur yang Saleh
FOR SERAMBINEWS.COM
Prof. Dr. Apridar, S.E., M. Si

Oleh Prof. Dr. APRIDAR, S.E., M.Si.,

Guru Besar Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan (IESP) Unimal dan Rektor Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (Uniki) Aceh, melaporkan dari Lhokseumawe

Profesor Nasir Azis SE, MBA, PhD dipanggil Ilahi menghadap-Nya pada 29 Mei 2021 pagi di Banda Aceh dalam usia 55 tahun. Ia merupakan Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Syiah Kuala (FEB-USK) yang khatam ilmu entrepreneur (kewirausahaan) serta sangat bijak dalam mengajak jamaah Jumat melaksanakan berbagai transaksi untuk kemaslahatan umat.

Pria kelahiran Ring Krueng, Meuredu, Pidie Jaya, pada 2 Desember 1965 ini merupakan alumni Sarjana FEB-USK tahun 1991. Ia melanjutkan pendidikan Magister Manajemen Keuangan di UKM Malaysia, tamat tahun 2002. Program doktoralnya selesai tahun 2005 di University of Agriculture and Technology Tokyo.

Dosen yang murah senyum dan sering memberikan pencerahan melalui canda bernilai edukasi tinggi ini sangat dicintai para sahabat beliau. Banyak pula karya ilmiah yang beliau ukir, sehingga dalam umur 40-an sudah meraih gelar guru besar ilmu ekonomi manajemen. Guru besar (profesor) merupakan harapan puncak bagi setiap insan kampus yang berprofesi dosen. Gelar akademik tertinggi yang ia raih tak membuatnya sombong, tetapi justru membuatnya lebih santun dan tawaduk dalam berkomunikasi dengan sesama.

Banyak sekali pengusaha muda yang hendak merintis bisnis menjumpai beliau untuk memperoleh masukan dan pencerahan agar usahanya sukses. Tanpa membeda-bedakan mereka yang datang, Prof Nasir sering memberikan advis sederhana sebagaimana yang pernah Rasulullah praktikkan. Kunci sukses yang sering beliau utarakan adalah kerja sungguh dengan kejujuran yang ikhlas. Moto ini yang membuat banyak orang meraih keberkahan serta kesuksesan dunia akhirat.

Saat berkhotbah di berbagai masjid pun beliau selalu menyeru jamaah untuk selalu mendekatkan diri kepada Allah dengan berperilaku jujur serta taat terhadap perintah-Nya. Ajakan yang merupakan dakwah yang beliau lakoni merupakan bagian dari perintah bagi umat muslim untuk menyampaikan kebenaran walau hanya satu ayat. Dengan saling mengajak kepada jalan kebenaran, tentu akan membuat bangsa ini menjadi tertib serta memperoleh kesuksesan.

Sejak tanggal 2 April 2008, beliau resmi diangkat sebagai asesor BAN-PT Dikti yang sering mendapat tugas untuk memotret kondisi program studi manajemen, khususnya pada kampus yang berada di wilayah tengah dan timur Indonesia. Tugas berat dan melelahkan tersebut selalu beliau tunaikan dengan senang hati, tak pernah beliau keluhkan. Selalu saja beliau berikan masukan positif  kepada pengelola pendidikan yang beliau visitasi.  Setiap ada kesempatan, sering beliau selipkan nilai-nilai religius bagian dari dakwah yang mesti dilakoni setiap orang beriman.

Kinerja luar biasa yang dilakoni Profesor Nasir akhirny diganjar penghargaan “Emerald Award” dari Lee Kuan Yew School of  Public Policy NUS Singapure pada 19 November 2019. Ia dinyatakan sebagai pribadi yang konsen terhadap kajian manajemen keuangan serta berkontribusi nyata terhadap ilmu pengetahuan.

Penghargaan serta prestasi gemilang yang beliau peroleh itu justru menjadikan sebagai pribadi guru besar yang semakin santun dan bijak. Dengan berbagai prestasi di internal kampus yang ia raih, maka pada 29 Januari 2021 beliau dipercaya kembali memimpin FEB USK periode kedua. Ilmu manajemen bisnis yang beliau peroleh dari University Kebangsaan Malaysia menjadikannya mampu membawa FEB USK sebagai pusat kajian ekonomi Islam yang lebih mumpuni. Program Studi Ekonomi Islam yang ada di fakultas ini pun dijadikan rujukan utama di daerah Serambi Makkah.

Halaman
12
Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved