Teguhkan Komitmen Melayani Warga Kota

Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Banda Aceh menyelenggarakan rapat kerja daerah (Rakerda)

Editor: hasyim
HUMAS PKS BANDA ACEH
Ketua DPD PKS Banda Aceh, Farid Nyak Umar memantau pembacaan nota rekomendasi komitmen yang diikuti para ketua bidang DPD serta para Ketua DPC PKS se Banda Aceh dalam rakerda partai tersebut di Hotel Grand Nanggroe, Lueng Bata, Banda Aceh, Minggu (30/5/2021). 

* Hasil Rakerda PKS Banda Aceh

Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Banda Aceh menyelenggarakan rapat kerja daerah (Rakerda) di Hotel Grand Nanggroe, Lueng Bata, Banda Aceh, Minggu (30/5/2021). Dalam rakerda itu, PKS Banda Aceh meneguhkan komitmennya untuk melayani warga kota.

KEGIATAN rakerda PKS Banda Aceh dibuka oleh Kabid Kaderisasi DPW PKS Aceh, Ismunandar ST. Rakerda yang mengambil tema ‘Terus Melayani dan Membela Rakyat’ ini diikuti oleh pengurus DPD PKS Banda Aceh serta ketua dan sekretaris DPC PKS dari sembilan kecamatan se-Banda Aceh.

Hadir dalam acara pembukaan, Ketua MPW PKS Aceh, Khairul Amal, Sekretaris DPW PKS Aceh, Zaenal Abidin, Kordapil 1 PKS Aceh, Iwan Sulaiman. Selain itu Anggota DPR RI Fraksi PKS, Nasir Djamil dan Rafli Kande, Ketua dan Sekretaris MPD PKS Banda Aceh, Irwansyah Syafari dan Sri Wahyuni. Selanjutnya Ketua DED PKS Banda Aceh, Mubashshirullah serta anggota Fraksi PKS DPRK Banda Aceh, Tuanku Muhammad, Tati Meutia Asmara dan Devi Yunita.

Ketua DPD PKS Banda Aceh, Farid Nyak Umar mengatakan, rakerda kali ini menjadi momentum untuk meneguhkan komitmen PKS dalam melayani warga kota. "PKS Banda Aceh ingin menjadi yang terdepan melayani masyarakat, seperti tersedianya ambulans gratis, bakti sosial, tanggap kejadian darurat, pelatihan, dan lain-lain," kata Farid disela-sela kegiatan tersebut.

Kemudian, dalam rakerda tersebut, lanjut Farid, Fraksi PKS DPRK Banda Aceh sebagai perpanjangan partai di parlemen juga diminta menjadi terdepan dalam mengadvokasi kepentingan konstituen dan masyarakat. Hal tersebut dapat dilakukan dengan memaksimalkan fungsi legislasi, anggaran dan pengawasan.

"Kita menginstruksikan Aleg (anggota legislatif) PKS Banda Aceh yang diamanahkan di DPRK untuk menjadi teladan dan terdepan dalam memperjuangkan kepentingan warga kota dengan memaksimalkan tiga fungsi dewan," ujarnya.

Farid juga menegaskan, PKS Banda Aceh siap bekerja keras untuk memenangkan kontestasi politik melalui Pilkada, Pileg dan Pilpres di kota Banda Aceh pada pemilu 2024. "Untuk Pemilihan Wali Kota dan Wakil Walikota Banda Aceh, PKS siap mengusung calon sendiri dengan mengutamakan kader, termasuk berkolaborasi dengan tokoh-tokoh eksternal," ujar Farid yang juga Ketua DPRK Banda Aceh ini.

Ia menambahkan, PKS juga membuka ruang kepada partai politik dan tokoh-tokoh masyarakat untuk bersinergi dan berkontribusi dalam membangun Kota Banda Aceh agar menjadi lebih baik lagi. "PKS akan segera bersilaturrahim dengan para tokoh dan elemen yang ada, baik forkopimda, partai politik, para ulama, dan pimpinan lembaga atau ormas lainnya. Ini bagian dari kegiatan silaturrahmi kebangsaan yang digagas oleh Presiden PKS," tutur Farid.

Sementara Ketua Bidang Kaderisasi DPW PKS Aceh, Ismunandar meminta kepada para pengurus PKS Banda Aceh untuk merumuskan strategi dan langkah-langkah yang sistematis dalam mencapai target yang telah diamanahkan pada rakerwil PKS Aceh.

Pengurus PKS Banda Aceh juga diminta untuk bekerja keras dalam membumikan visi dan misi PKS agar PKS Banda Aceh menjadi yang terdepan dalam memberikan pelayanan kepada warga kota melalui program dan kegiatan yang bisa langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya di masa pandemi Covid-19.

"Anggota legislatif PKS di DPRK Banda Aceh sebagai etalase partai harus bekerja keras mengadvokasi warga, serta sensitif dengan kondisi masyarakat apalagi selama pandemi Covid-19 banyak warga yang terdampak, khususnya di sektor ekonomi," katanya.

Anggota DPR RI Fraksi PKS, Nasir Djamil saat memberikan motivasi kepada peserta rakerda PKS Banda Aceh mengatakan, pengurus dan kader PKS harus memiliki tiga modal supaya bisa mencapai target yang ditetapkan dalam rakerda.

Pertama kredibilitas personal, yakni kader-kader PKS harus memiliki pesona dengan ide-ide segarnya agar semakin dipercaya oleh publik. "Hal itu dilakukan dengan cara tetap menjaga amanah yang telah dititipkan oleh masyarakat," katanya.

Kedua kredibilitas organisasional. Sebagai partai kader, PKS dengan berbagai potensi yang dimilikinya harus melakukan konsolidasi agar semakin solid dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat. Ketiga basis sosial. Kader PKS, kata Nasir, harus memiliki basis sosial yang kuat, dimana kehadiran kader-kader PKS harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh rakyat.

Acara rakerda PKS Banda Aceh diakhiri dengan pembacaan rekomendasi dan penandatanganan komitmen oleh para ketua bidang DPD serta para Ketua DPC PKS se-Banda Aceh yang disaksikan oleh Ketua MPD, Ketua DED dan Ketua DPD PKS Banda Aceh, serta Kordapil I DPW PKS Aceh.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved