Breaking News:

Video

VIDEO Untuk Biaya Kuliah Anak, Ibu Putar Otak Budidaya Jeruk Manis di Lahan Gambut Raup 90 juta

Berawal untuk membiayai kuliah anaknya di Kota Surabaya, Muawanah pun memulai usaha dengan membeli bibit jeruk yang didatangkan dari pulau Jawa.

Editor: Hari Mahardhika

Laporan Yulham | Nagan Raya

SERAMBINEWS.COM, SUKAMAKMUE - Muawanah (42), bersama suaminya Sarkiman bisa menjadi inspirasi dalam budidaya jeruk manis, yang meraup omset dalam 5 bulan mencapai Rp 90 juta.  

Ibu empat anak ini memanfaatkan modal terbatas di lahan terbatas seluas 1 hektar di Desa Sumber Bakti, Kecamatan Darul Makmur, Kabupaten Nagan Raya.  

Berawal tahun 2018, ia bertekad untuk membiayai kuliah anaknya di Kota Surabaya, ia pun memulai usaha dengan membeli bibit jeruk yang didatangkan dari pulau Jawa.  

Sebanyak 400 bibit ia tanam di lahan gambut yang biasanya diperuntukkan untuk kelapa sawit, namun batang jeruk miliknya tumbuh subur.  

Alhasil sejak bulan Januari 2021, mereka mulai panen raya sebanyak 3 kali dalam satu minggu.  

Rata rata panen jeruk per minggu menghasilkan sekitar 600 kilogram atau sekitar Rp 6 juta uang hasil penjualan.  

Untuk 1 kilogram jeruk manis dijual seharga Rp 8.000 apabila pengepul langsung memetik sendiri di kebun. Namun jeruk yang sudah dipetik dan dipilih oleh Muawanah harganya Rp 10.000 perkilogram.  

Menurut Muawanah, sejak panen raya awal tahun hingga kini sudah meraup untung sekitar Rp. 90 juta.  

Narator: Ilham
Video Editor: Hari Mahardhika

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved