Breaking News:

Berita Pidie Jaya

23 Warga Terpapar Covid-19 di Pijay Meninggal Dunia Selama 10 Bulan Terakhir, Begini Datanya

Sebanyak 23 warga Pidie Jaya atauPijay yang terpapar Virus Corona alias Covid-19, dilaporkan meninggal selama 10 bulan terakhir.

Penulis: Idris Ismail | Editor: Saifullah
SERAMBINEWS.COM/IDRIS ISMAIL
Jubir Tim Gugus Covid-19 Pidie Jaya, Eddy Azwar SKM MKes 

Laporan Idris Ismail I Pidie Jaya

SERAMBINEWS.COM, MEUREUDU – Sebanyak 23 warga Pidie Jaya atauPijay yang terpapar Virus Corona alias Covid-19, dilaporkan meninggal selama 10 bulan terakhir atau sejak medio Agustus 2020 hingga per 1 Juni 2021.

Sedangkan jumlah kasus positif terpapar Virus Corona dalam periode tersebut sebanyak 305 orang.

Juru Bicara Satuan Tugas (Jubir  Satgas) Covid-19 Pijay, Eddy Azwar, SKM, MKes kepada Serambinews.com, Selasa (1/6/2021), mengatakan, selama perjalanan waktu 10 bulan terakhir, sesuai catatan pihaknya, hingga per 1 Juni 2021, tercatat ada 305 warga terkonfiramasi wabah Covid-19.

“23 warga di antaranya  atau dari 305  yang terpapar Virus Corona meninggal dunia," sebut Eddy Azwar.

Diakui Eddy, peningkatan kasus warga terpapar Virus Corona terjadi sejak satu pekan menjelang Idul Fitri serta tiga pekan usai Hari Raya idul Fitri 1441 Hijriah.

Baca juga: VIDEO - Danrem Lilawangsa Kunjungi Pabrik Pupuk Abusyik dan Serahkan Rumah Bantuan di Geumpang

Baca juga: Khabib Nurmagomedov Prediksi Sabuk Juaranya yang Kini Dipegang Oliveira Tidak Bertahan Lama

Baca juga: Ruang Pinere RSUD Teuku Umar Calang Rawat Lima Pasien Bergejala Covid-19, Satu Fix Positif Corona

Kendati demikian, peran  Tim Satgas Covid 19 Pijay  terus melakukan upaya pemutusan mata rantai penularan virus tersebut  dengan berbagai kegiatan.

 Terutama dengan peningkatan Operasi Yustisi Penegakan Protkes pasca keluarnya Instruksi Bupati (Inbup) No 27 Tahun 2020 serta menyahuti Instruksi Gubernur ( Ingub) Aceh Nomor 7 Tahun 2021 tentang Pembentukan PPKM Mikro di setiap gampong.

“Ini semat-mata untuk mengantisipasi pendatang dari luar kota dan melakukan pemantauan terhadap warga yang terkonfirmasi positif Covid-19," jelasnya.

Selain itu juga, Satgas Covid-19 tetap eksis melakukan sosialisasikan Protokol Kesehatan (Protkes) melalui unit mobil ambulans 'Meupep-pep' yang telah disiagakan di 12 puskesmas dalam 8 kecamatan di Pijay.

“Pada intinya, tim Satgas kabupaten sangat mengharapkan kerja sama semua pihak terutama masyarakat di 222 gampong untuk senantiasa memantau warga yang sudah dinyatakan positif Covid-19 agar tidak keluar rumah dan berbaur dengan public,” urainya. 

Baca juga: Muhammad Fadli Pimpin HMI Cabang Lhokseumawe dan Aceh Utara, Ungguli Dua Rival, Ini Raihan Suaranya

Baca juga: Setelah Lima Hari Dirawat, Dua Bocah Disambar Petir Kini Harus Berobat Jalan

Baca juga: Hilangkan Jejak, Pengedar Sabu Ini Hancurkan dan Buang HP Usai Berkomunikasi, Satu HP Satu Transaksi

Ia melanjutkan, masyarakat yang sudah terpapar mesti  patuh dalam menjalankan isolasi mandiri selama 10 hari apabila tidak bergejala.

Namun bisa warga tersebut telah bergejala Covid-19, maka harus mendatangi fasilitas kesehatan terdekat guna mendapat perawatan medis.

"Hal ini juga seiring  dengan masih adanya  ancaman Covid-19 yang masih menyebabkan  18 kasus baru terjangkit aktif dengan rincian 5 orang sedang dirawat dan ada 13 orang yang sedang menjalani isolasi mandiri," pungkasnya.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved