Breaking News:

Karhutla

Deteksi Dini Karhutla, Riau Kembangkan Aplikasi Dasboard Lancang Kuning Nusantara

Kemudian juga, lanjut Edy, jika dilihat pada 2019, hampir sama kasusnya dengan 2015, hanya saja waktu berlangsungnya kebakaran hutan tidak lama.

Penulis: Fikar W Eda | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS/FOR SERAMBINEWS.COM
Perbicangan soal iklim dengan BMKG. 

Laporan Fikar W Eda I Jakarta

SERAMBINEWS COM, JAKARTA - Untuk mendeteksi secara dini kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Riau, Polda Riau mengembangkan Aplikasi Dashboard Lancang Kuning Nusantara.

"Aplikasi ini terbukti mampu menekan luas kebakaran hutan di Provinsi Riau," kata Wakil Gubernur Provinsi Riau Edy Nasution dalam acara Diskusi Media (Dismed) Forum Merdeka Barat 9 (FMB9) yang digelar secara virtual bertajuk " Tangkas Tangkal Kahutla", Senin (31/5/2021).

Edy Nasution mengatakan bahwa pemanfaatan aplikasi itu tentunya mengacu pada peristiwa tahun 2015, dimana kabut asap akibat karhutla di Riau sangat luar biasa, bahkan perekonomian juga sempat terhambat, bandara ditutup, dan anak sekolah sampai diliburkan.

"Sebenarnya jika dibandingkan, luas kebakaran pada 2014 jauh lebih besar. Hanya saja ketika di 2015 itu, provinsi tetangga yang ada di selatan, yakni Sumatera Selatan dan Jambi, ikut memberikan kontribusi sehingga seakan-akan tahun 2015 terjadi kebakaran hutan yang besar di Provinsi Riau," ungkap Edy.

Kemudian juga, lanjut Edy, jika dilihat pada 2019, hampir sama kasusnya dengan 2015, hanya saja waktu berlangsungnya kebakaran hutan tidak lama.

Bidan Hiliyati Tewas Tertabrak Truk 5 Hari Jelang Nikah, Calon Suami Pingsan Nangis Depan Jenazah

Vietnam Larang Pesawat Penumpang dari Luar Negeri Mulai 1 Juni 2021

Atas dasar itulah Pemprov Riau mengambil langkah di 2020, dengan melibatkan TNI, Polri, KLHK, BPBD serta instansi terkait lainnya untuk melakukan patroli bersama.

Menurut Edy, dengan menggunakan aplikasi Dashboard Lancang Kuning Nusantara, titik api yang baru muncul akan terdeteksi secara real time.

"Jadi ketika muncul titik api baru, kita sudah bisa memetakan titik api tersebut ada di wilayah mana, kemudian kita langsung menginstruksikan personil yang ada untuk menanggulangi titik api tersebut," katanya.

Ditambahkannya, aplikasi tersebut memberikan dampak yang positif. Karena dengan adanya program tersebut, Provinsi Riau bisa menekan kebakaran hutan yang lebih besar.

Selain menjalankan program yang memanfaatkan aplikasi tersebut, Pemprov Riau juga memiliki strategi dalam pencegahan dan penanggulangan karhutla.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved