Breaking News:

Berita Banda Aceh

Jalan Kartini Peunayong Kembali Dibuka, Ini Rencana Pemko Banda Aceh Membenahi Kawasan Tersebut

Meski sudah dibuka akses jalan tersebut, petugas Satpol PP dan WH Kota Banda Aceh tetap disiagakan di kawasan itu.

Penulis: Misran Asri | Editor: Ibrahim Aji
SERAMBINEWS.COM/HENDRI ABIK
Suasana Pasar Kartini, Peunayong, setelah ditinggal pedagang, Senin (31/5/2021). Sejak Senin (24/5/2021) lalu, para pedagang di kawasan ini direlokasi ke Pasar Al-Mahirah Lamdingin, Banda Aceh. 

Meski sudah dibuka akses jalan tersebut, petugas Satpol PP dan WH Kota Banda Aceh tetap disiagakan di kawasan itu.

Laporan Misran Asri | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Pemerintah Kota Banda Aceh, mulai Selasa (1/6/2021) tadi, membuka kembali akses menuju ke Jalan Kartini, Gampong Peunayong, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh, setelah sempat ditutup pada Senin (24/5/2021) lalu, pasca-relokasi pedagang ke Pasar Al-Mahirah Lamdingin.

Meski sudah dibuka akses jalan tersebut, petugas Satpol PP dan WH Kota Banda Aceh tetap disiagakan di kawasan itu untuk mencegah pedagang sayur mayur dan rempah-rempah (PKL) berjualan kembali di sana.

Plt Kasatpol PP dan WH Kota Banda Aceh, Heru Triwijanarko SSTP MSi yang ditemui di lokasi, kepada Serambinews.com, Selasa (1/6/2021) mengatakan, akses Jalan Kartini yang dibuka tersebut, yakni jalur lurus yang mengarah ke Jalan Khairil Anwar.

Pembukaan kembali akses Jalan Kartini yang mengarah ke Jalan Khairil Anwar atau sebaliknya merupakan keputusan dari hasil rapat evaluasi relokasi pasar yang dipimpin langsung Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman, di pendopo, Senin (31/5/2021) dan turut dihadiri Sekdako, Amiruddin serta sejumlah instansi terkait.

Baca juga: Pria Ini Nekat Loncat dari Lantai 5 Apartemen Kalibata, Kesal Dituduh Lakukan Ini, Begini Kondisinya

Baca juga: Sudah Dua Hari tak Ada Penambahan Kasus Covid-19 di Lhokseumawe

"Tujuan dibuka kembali akses Jalan Kartini ini agar para pedagang yang berjulana di pertokoan kawasan ini bisa beraktivitas kembali dengan lancar. Tapi, tetap tidak diizinkan membentang jualannya sampai ke selasar atau mendekati badan jalan," kata Heru.

Bila rasa ketidaknyamanan yang dirasakan selama ini akibat penutupan jalan, ungkap Heru merupakan sebuah dinamika di dalam proses relokasi.

Namun, hal yang perlu dipahami, apa yang dilakukan Pemko Banda Aceh untuk mewujudkan Kota Banda Aceh yang lebih baik dan nyaman ke depannya, pungkas Heru.

Baca juga: Bidan Hiliyati Tewas Tertabrak Truk 5 Hari Jelang Nikah, Calon Suami Pingsan Nangis Depan Jenazah

Baca juga: Vietnam Larang Pesawat Penumpang dari Luar Negeri Mulai 1 Juni 2021

Rencananya ke depan di kawasan Jalan Kartini, tambah Plt Asisten II Setdako Banda Aceh, Drs T Samsuar MSi akan dibangun kawasan kuliner 'Peunayong Culinary' dan di sana dibuka cafetaria, sculpture, jalur pedestrian, taman, panggung terbuka, tribun, dan plaza.

Lalu, di sana rencananya juga akan dibangun taman bermain, gedung dua lantai, area terbuka dan fasilitas pelengkap lainnya.

"Kami mohon doanya semoga rencana itu mampu diwujudkan oleh Pemko Banda Aceh. Jika itu terealisasi maka akan ada pertumbuhan ekonomi baru," pungkas Samsuar.(*)

Baca juga: Suami Istri Sekap dan Aniaya Gadis 16 Tahun, Korban Dipaksa Jadi PSK, Begini Kesaksian Tetangga

Baca juga: Perjuangan Pria Ini Lamar Kekasih, Tambang Berlian Dijadikan Cincin Tunangan, Temukan 2,20 Karat

Baca juga: Pria Ini Nekat Bakar Tetangga Hingga Tewas, Dipicu Isu Perselingkuhan Korban dengan Istrinya

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved