Breaking News:

Berita Banda Aceh

Prihatin! Psikolog Nurjanah: Hukuman bagi Pelaku Sodomi Anak Haruslah yang Menjerakan

Terkait hukuman yang pantas terhadap tersangka pelaku, menurut Nurjanah, haruslah yang menjerakan, yang bikin kapok.

Penulis: Yarmen Dinamika | Editor: Nur Nihayati
SERAMBINEWS.COM/ HARI MAHARDIKA
Psikolog Nur Janah 

"Adapun pedofil yang semu dia tertarik pada anak-anak, juga tertarik pada orang dewasa," katanya.

Saat memberi penjelasan, Dosen Konseling pada FKIP Universitas Syiah Kuala ini mengutip hasil riset The Advocacy Center pada tahun 2006. Dalam riset itu disebutkan bahwa satu dari empat anak perempuan dan satu dari lima anak laki-laki di Amerika Serikat mengalami pelecehan seks sebelum usia 18 tahun.

Lebih lanjut, Nurjanah menjelaskan tentang kasus child rape (pemerkosaan anak). "Nah, kalau yang ini sering terjadi dengan bujukan, hadiah, ancaman, pemaksaan bahkan penyerangan," kata istri Bakhtiar Nitura MPd, Dosen FKIP USK ini.

Mengapa seseorang terdorong melakukan hal itu?

Menurut Nurjanah, pelaku bisa saja dilatarbelakangi oleh rasa marah dan dendam pada masa lalu (misalnya yang bersangkutan dulu adalah korban sodomi).

Penyebab lainnya adalah karena faktor pemicu berupa pornografi/pornoaksi tentang sodomi (yang dikonsumsi secara sering/terus-menerus sehingga ide-ide tersebut sudah sangat memengaruhi perilakunya) atau dikarenakan sebab lain.

Nurjanah juga menceritakan tentang seorang pria Aceh dewasa beberapa bulan lalu yang nyaris cerai karena tak mulus rumah tangganya.

"Ternyata beliau dulu korban sodomi dan juga pelaku sodomi, sehingga tak merasa happy dengan sang istri. Jadi, sodomi ini urusannya panjang, bahkan seumur hidup jika tak segera ditolong," kata Nurjanah.

Saat ditanya tentang sanksi, Nurjanah mengatakan, "Sepertinya ide kebiri kimia terhadap pelaku child rape, child molestation, pedofil sejati, pedofil semu, dan sejenis bisa dikaji kembali agar menimbulkan efek jera."

Anggota DPR Aceh, Hj Darwati A Gani juga sependapat agar hakim kelak menjatuhkan hukuman yang menjerakan bagi pelaku agar menjadi pelajaran bagi dirinya juga bagi calon pedofil berikutnya.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved